Kontroversi Pin Emas DPRD DKI

Pin Emas DPRD DKI: Wakil Ketua Fraksi Gerindra Sebut Wajar, Mantan Staf Ahok Ingin Lakukan Ini

Iman mengatakan pemberian pin emas itu adalah bentuk penghargaan pemerintah atas kemenangan para anggota DPRD terpilih.

Pin Emas DPRD DKI: Wakil Ketua Fraksi Gerindra Sebut Wajar, Mantan Staf Ahok Ingin Lakukan Ini
Istimewa/Dok Taufiqqurahman
Penampakan pin emas anggota DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR- Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan pemberian pin emas kepada anggota DPRD terpilih adalah suatu hal yang pantas.

Iman mengatakan pemberian pin emas itu adalah bentuk penghargaan pemerintah atas kemenangan para anggota DPRD terpilih.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI, Selasa (7/8/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA )
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Iman Satria di Gedung DPRD DKI, Selasa (7/8/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA ) ()

"Emas itu adalah bentuk apresiasi, dalam kejuaraan-kejuaraan juga yang diberikan kepada juara satu kan emas, apa yang berlebihan," kata Iman saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/8/2019) Kata dia, pin emas seberat lima gram itu menggambarkan masa jabatan anggota DPRD selama lima tahun.

"Kalau gitu kan satu tahun cuma satu gram," ujar Iman. Iman menambahkan bahwa pemberian pin emas tidak hanya berlaku bagi anggota DPRD yang ada di Jakarta melainkan seluruh daerah yang ada di Indonesia.

Ia lantas menyinggung anggota-anggota DPRD terpilih lain yang menolak menerima pin emas tersebut.

"Kalau memang merasa itu berlebihan itu jangan diambil fasilitas lain, seperti fasilitas penggantian uang mobil, alat komunikasi, ambil saja gaji pokoknya," tuturnya.

Iman menyebutkan bahwa anggota DPRD terpilih hanya ingin mencari panggung saat menolak pemberian pin emas oleh Pemprov DKI Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, 106 anggota DPRD DKI Jakarta terpilih periode 2019-2024 akan mendapatkan pin emas 24 karat seberat 5 gram dan 7 gram.

Dikutip dari website apbd.jakarta.go.id, 1 gram emas 24 karat seharga Rp 761.000. Jika dikalikan, maka harga 1 pin emas seberat 5 gram Rp 3,8 juta, sementara harga 1 pin emas seberat 7 gram yakni Rp 5,3 juta.

Mantan Staf Ahok akan jual

Staf Ahok, Ima Mahdiah Jadi Anggota DPRD DKI Jakarta Terpilih Periode 2019-2024
Staf Ahok, Ima Mahdiah Jadi Anggota DPRD DKI Jakarta Terpilih Periode 2019-2024 (Kompas.com/Kurnia Sari Aziza)
Halaman
12
Penulis: Erik Sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved