Akhir Agustus 2019, Sistem Contra Flow Bakal Diberlakukan di Jalan Arif Rahman Hakim Depok

Manajemen rekayasa lalu lintas di Jalan Arif Rahman Hakim yang melintasi dua kecamatan yakni Pancoran Mas dan Beji, Kota Depok, akan segera dirubah.

Akhir Agustus 2019, Sistem Contra Flow Bakal Diberlakukan di Jalan Arif Rahman Hakim Depok
TRIBUNJAKARTA.COM/MUSLIMIN TRISYULIONO
Kondisi Jalan setelah Flyover Arif Rahman Hakim, Beji, Depok, Rabu (14/2/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/MUSLIMIN TRISYULIONO 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK – Manajemen rekayasa lalu lintas di Jalan Arif Rahman Hakim yang melintasi dua kecamatan yakni Pancoran Mas dan Beji, Kota Depok, akan segera dirubah.

Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana ketika dikonfirmasi wartawan.

Dadang mengatakan, mulai akhir bulan Agustus pihaknya akan menerapkan sistem contra flow untuk mengganti sistem satu arah (SSA) yang telah diterapkan sebelumnya di jalan tersebut.

“Uji coba akhir bulan ini, tanggal 31 Agustus nanti,” ujar Dadang dihubungi wartawan, Kamis (22/8/2019).

Dadang menjelaskan, satu diantara sejumlah pertimbangan penerapan sistem contra flow tersebut karena adanya perubahan headway (jarak waktu) antar kereta yang melintas mencapai tiga hingga lima menit.

“Jarak kereta yang melintas antara tiga sampai lima menit, menyebabkan antrian panjang kendaraan di Jalan Dewi Sartika terutama pada peak hour,”jelas Dadang.

Dadang menuturkan, pihaknya juga telah membahas kajian penerapan sistem contra flow tersebut bersama Polresta Depok dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Sosialisasi melalui beragam media untuk mensosialisasikannya, dan petugas tetap mengawasi selama uji coba di lapangan,” kata Dadang.

LIVE STREAMING, Sinopsis Orang Ketiga Kamis 22 Agustus 2019: Novi Menyembunyikan Yurisa dari Putra?

Kemenristekdikti Rilis 100 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Terbaik di Indonesia Tahun 2019

Terakhir, Dadang menuturkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi selama pelaksanaan uji coba berlangsung dengan mengukur data survey, terutama pengaruhnya di Jalan Dewi Sartika.

“Setiap kebijakan dari pemerintah bertujuan kebaikan, tentunya sudah memperhitungkan aspek teknis dan sosial,” pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved