Daripada Normalisasi, Warga Sarankan Pemerintah Keruk Sungai Ciliwung

Dia yakin mengeruk Ciliwung ampuh meniadakan banjir karena tahun 2017 rumahnya tak kebanjiran meski berjarak tak sampai 10 meter dari Ciliwung.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Permukiman warga RW 05 Kelurahan Balekambang di bantaran Sungai Ciliwung, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (21/8/2019). 

"Mumpung musim kemarau, kalau dikeruk kan pas musim hujan nanti enggak banjir. Minimal mengurangi luapan air, biar enggak perlu menggusur warga juga. Kasihan warga, mau pindah ke mana lagi," lanjut dia.

Normalisasi Sungai Ciliwung merupakan hasil kerja sama Pemprov DKI dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sebelumnya dihentikan tahun 2017.

Secara keseluruhan, ada 118 bidang lahan di bantaran Ciliwung yang tersebar di empat kelurahan yakni, Kelurahan Tanjung Barat, Cililitan, Pejaten Timur, dan Balekambang.

"Untuk Kali Ciliwung ada 118 bidang di 2019. Total anggarannya sekitar Rp160 miliar," jelas Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Juaini Yusuf, Jumat (15/8/2019).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved