Hari Pertama Operasi Patuh, Ratusan Pengendara Roda Dua di Tangerang Kena Tilang

Menurutnya, selain memberikan sanksi tilang, polisi juga memberikan teguran kepada sedikitnya 146 pengendara.

Hari Pertama Operasi Patuh, Ratusan Pengendara Roda Dua di Tangerang Kena Tilang
Istimewa/dokumentasi polisi
Penyelenggaraan Operasi Patuh Jaya 2019 di kawasan Kota Tangerang, Jumat (30/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Kalimaya 2019, Satuan Lalu Lintas Polres Kota Tangerang menilang ratusan pengendara roda empat dan dua.

Pelaksanaan operasi dipusatkan di Kawasan Jalan Baru, Pemda Kabupaten Tangerang, pada Kamis (29/8/2019).

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol I Ketut Wardana mengatakan, pada hari pertama pelaksanaan operasi tercatat ada 353 pengendara yang diberi sanksi tilang.

Pelanggar didominasi kendaraan roda dua.

"Pelanggarannya macam-macam, mulai dari tidak menggunakan helm, melawan arus, melebihi kapasitas, hingga soal surat kendaraan dan izin mengemudi," kata Ketut saat dikonfirmasi, Jumat (30/8/2019).

Menurutnya, selain memberikan sanksi tilang, polisi juga memberikan teguran kepada sedikitnya 146 pengendara.

Keterangan Saksi Penemuan Jasad Pria Terbakar dalam Mobil, Jaja: Saya Kira Mau Jemput Anak

Operasi Patuh Jaya 2019 di Tangerang Sasar Truk Bertonase Berat 3 Proyek Nasional

Dikatakannya, pengendara yang diberi teguran diantaranya pengendara yang surat izin mengemudi atau STNK-nya akan segera habis masa berlaku dan kondisi kendaraan yang kurang prima.

Ketut menjelaskan, Operasi Patuh Kalimaya akan terus digelar hingga 11 September 2019 mendatang.

Lokasi titik operasi, kata dia, di jalan-jalan protokol dan titik lain yang disesuaikan dan kondisi.

Dia menambahkan, Operasi Patuh Kalimaya digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pengguna jalan akan kepatuhan berlalu lintas.

Dari operasi itu, masyarakat diajak untuk patuh terhadap aturan lalu lintas seperti melengkapi diri dan kendaraan dengan surat resmi, mengenakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk keselamatan, tidak melawan arus, berkendara sesuai kapasitas kendaraan, serta pengendara tidak di bawah umur.

"Kami mengajak masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas," tandasnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved