Polisi Bantah Geng Motor Terlibat Tawuran di Antasari, Melainkan Pelajar

"Kita hanya membantu membantu saja masalah pelaku yang ditangkap. Polres ambil alih, kita serahkan semuanya," ujarnya.

Tayang:
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolsek Metro Kebayoran Baru Kompol Jimmy Christian Samma membantah telah terjadi tawuran antargeng motor di kawasan Antasari.

Yang terjadi sebenarnya, jelas dia, adalah tawuran antarpelajar pada Sabtu (31/8/2019).

Ia mengatakan, peristiwa tawuran itu terjadi pada dini hari sekitar pukul 04.30.

"Intinya tawuran pelajar lah," kata Jimmy saat dimintai konfirmasi, Senin (2/9/2019).

Ia menambahkan, jajaran Polsek Kebayoran Baru terlibat dalam penangkapan empat remaja pelaku tawuran.

Namun, kata Jimmy, pihaknya telah menyerahkan berkas empat remaja tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kita hanya membantu membantu saja masalah pelaku yang ditangkap. Polres ambil alih, kita serahkan semuanya," ujarnya.

Sebelumnya, beredar rekaman video yang memperlihatkan penangkapan remaja yang kedapatan membawa senjata tajam. Video itu diunggah oleh akun Instagram @dkiinfo, Senin (2/9/2019).

Jangan Sampai di Luar Kendali, Berikut Ini 9 Teknik Cerdik Kendalikan Rasa Marah

Menanti Cawagub Jakarta, Suhaimi: Pak Gubernur Maunya Cepat

Hanya 4 Mobil Terbakar, Dump Truk Terguling Diduga Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

Penangkapan terjadi di depan Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum, Gandaria Selatan, Cilandak.

Salah satu pengajar di ponpes itu, Yayat (34), mengatakan jika empat remaja tersebut merupakan anggota geng motor.

"Kata sekuriti ada semacam geng motor. Jadi sudah diintai dari Antasari," tutur Yayat saat ditemui di lokasi.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved