Kali Jambe Penuh Sampah, Warga Terganggu Bau dan Banyak Nyamuk

Warga dekat lokasi tumpukan sampah mulai terganggu bau tidak sedap serta banyaknya nyamuk.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Tumpukan sampah di Kali Jambe Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Kali Jambe di Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi dipenuhi sampah sepanjang kurang lebih 500 meter.

Warga dekat lokasi tumpukan sampah mulai terganggu bau tidak sedap serta banyaknya nyamuk. 

Tumpukan sampah ini didominasi dengan sampah plastik rumah tangga, hampir sebagian besar kondisinya sudah dalam keadaan terbungkus yang dilduga sengaja dibuang langsung ke kali. 

Marsad (41) warga RT04/04 dekat lokasi tumpukan sampah mulai merasakan dampak setelah tiga bulan, kali dekat permukimannya dipenuhi sampah

"Terganggu baunya karena sampahkan, aliran air kali juga enggak ngalir bayak genangan jadi banyak nyamuk juga," kata Marsad, Rabu (4/9/2019).

Dia khawatir bau tidak sedap yang ditimbulkan serta nyamuk yang kian berkembang biak dapat menyebabkan penyakit bagi warga sekitar.

"Takutnya ada penyakit demam berdarah kita enggak tahu juga ya kalau kondisi kotor gini, dulu emang ada sampah cuma sama warga didorong sampah ada yang dibersihin diangkut terus dibakar, kalau udah banyak gini susah," jelas dia. 

Usman warga lain yang juga tinggal dekat lokasi tumpukan sampah mengatakan, kekhawatiran lain yang muncul yakni bencana banjir. Aliran air yang tersendat akibat tumpukan sampah dikhawatirkan dapat meluap terlebih ketika sudah memasuki musim hujan. 

Sepekan Operasi Patuh Jaya, 1.227 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring di Tangsel

Lama Pesan Makanan via Ojek Online, Kaesang Paksa Driver Ojol Marahi Pemilik Restoran

"Kalau udah musim hujan kita takut juga airnya mampet gini tahu-tahu ke jalan meluapkan," paparnya. 

Dia berharap, pemerintah setempat dapat segera bertidak, sebab jik dibiarkan terus menerus warga khawatir tumpukan sampah akan semakin memanjang dan menimbulkan penyakit. 

"Mudah-mudah cepet dibersihkan, ini baru sekitar dua atau tiga bulan panjangnya udah kaya gini, nunggu sebulan lagi bisa kaya apa panjangnya," jelas dia. 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved