Kebijakan Ganjil Genap
Meski Cuaca Panas Polisi Ini Pakai Kepala Dingin Hadapi Pelanggar Ganjil-Genap di Gunung Sahari
Kemarau membuat suhu udara di Jakarta hari ini menembus angka 34 derajat celcius. Tapi polantas yang bertugas tetap bertahan.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Kemarau membuat suhu udara di Jakarta hari ini menembus angka 34 derajat celcius.
Banyak orang memilih mencari ruangan berpendingin udara, sementara tak sedikit mereka harus menahan terik karena tuntutan pekerjaan.
Anggota Polantas, misalnya.
Mereka tetap bertugas di 25 ruas jalan yang terkena kebijakan perluasan sistem ganjil-genap, seperti di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.
Sejak kemarin, perluasan ganjil-genap mulai diterapkan. Pengendara yang nomor kendaraannya tidak sesuai tanggal ganjil atau genap kena sanksi.
Di Jalan Gunung Sahari, penindakan pelanggar ganjil-genap berjalan sesuai aturan waktu, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Polantas ditemani anggota Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara berjaga di ruas jalan arah Ancol dan ruas jalan arah Senen.
Meski terik matahari memaksa tubuh mengeluarkan keringat, para polantas ini tetap bertugas.
Karakter pengendara yang beragam tak bisa membuat petugas serta merta terbawa emosi.
Mereka harus tetap menjaga kepala mereka tetap dingin meski suasana hati cukup panas saat menghadapi para pelanggar.
Salah satu bukti sabarnya petugas menghadapi pelanggar ditunjukkan Aiptu Aris Rusjana, anggota Satlantas Wilayah Jakarta Utara dari Unit Polsek Pademangan.
Ketika tengah bertugas di Jalan Gunung Sahari sore ini, Aris memberhentikan seorang pengendara yang melanggar ganjil-genap.
Pengendara asal Surabaya itu pun marah-marah kepada Aris. Ia protes saat ditilang lantaran ingin buru-buru balik ke kampung halamannya.
"Saya nggak mau ditilang ya," bentak wanita itu kepada Aris yang tetap berusaha sabar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ganjil-genap-ya-di-gunung-sahari.jpg)