BJ Habibie Meninggal

Cerita BJ Habibie Rutin Ziarah ke Makam Ainun: Pakaian Serba Putih dan Bawa 2 Jenis Bunga

Petugas TMP Kalibata mengaku punya kenangan tersendiri terhadap mendiang Presiden Ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Saudi dan Naman, petugas TMP Kalibata yang memiliki kenangan terhadap mendiang BJ Habibie. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Petugas Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata mengaku punya kenangan tersendiri terhadap mendiang Presiden Ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie.

Hal itu lantaran semasa hidupnya, BJ Habibie rutin berziarah ke makam istrinya, Ainun Habibie, yang lebih dulu dimakamkan di TMP Kalibata pada Tahun 2010.

"Setiap hari Jumat pagi, Pak Habibie selalu datang ziarah ke makam Ibu Ainun. Biasanya sekitar 2 jam beliau disini untuk berdoa dan menabur bunga," ujar Saudi (37), petugas TMP Kalibata, Kamis (12/9/2019).

Saudi mengatakan, tiap datang ke makam Ainun, penampilan BJ Habibie selalu sama yaitu mengenakan pakaian serba putih, termasuk sepatu.

"Kalaupun pakai jas, beliau tetap pakai kemeja putih. Hanya kopiahnya saja yang hitam," ucapnya.

Saudi menuturkan, sebelum menuju makam Ainun, Saudi menyebut BJ Habibie selalu memberikan hormat di depan monumen TMP Kalibata.

Biasanya, kata Saudi, BJ Habibie ditemani oleh beberapa anggota Paspampres saat berziarah ke makam Ainun.

"Kalau anak dan cucunya enggak serutin Pak Habibie datang kesininya," kata Saudi.

Melati dan Sedap Malam

Saudi mengatakan, setiap berziarah BJ Habibie selalu membawa dua jenis bunga untuk diletakan di atas pusara makam Ainun.

Kedua bunga itu yakni melati yang ditaburkan di atas pusara makam dan bunga sedap malam yang diletakan di vas bunga di dekat batu nisan mendiang Ainun.

"Bunganya dibawa sendiri oleh beliau. Dan Pak Habibie juga selalu mengalungkan tasbih di nisan Ibu Ainun," katanya.

Bahkan, kata Saudi, di 100 hari pertama wafatnya Ainun, BJ Habibie tak pernah absen satu hari pun berziarah dan menaburkan bunga ke makam orang yang paling dicintainya.

"Setelah 100 hari pertama, baru satu minggu sekali setiap hari Jumat beliau datang. Kalau pun Pak Habibie enggak datang, pasti ada ajudan atau bagian rumah tangganya yang datang untuk naburkan bunga di makam Ibu Ainun," paparnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved