Orangtua Balita di Koja Sebut Lebih Satu Anak Muntah Diduga Setelah Makan Nasi Goreng dari Sekolah

Orang tua LSZ (3) menyebut ada lebih dari satu anak yang muntah-muntah usai mengonsumsi makanan tersebut.

Orangtua Balita di Koja Sebut Lebih Satu Anak Muntah Diduga Setelah Makan Nasi Goreng dari Sekolah
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Orang tua korban, Wahyu Irawan (31) dan Widya Sumarni (30) saat ditemui di kediamannya, Jumat (13/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Orang tua LSZ (3) menyebut ada lebih dari satu anak yang muntah-muntah usai mengonsumsi makanan tersebut.

LSZ, bocah yang meninggal dunia karena diduga mengonsumsi nasi goreng pemberian kakaknya,

Nasi goreng itu merupakan bagian dari Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) yang diberikan Rabu (11/9/2019) lalu kepada 440 murid SDN 19 Tugu Utara.

LSZ sendiri mendapatkan nasi goreng itu dari kakaknya, ZAA (8), siswa kelas 2 sekolah tersebut.

Usai mengonsumsi nasi goreng itu sampai habis, LSZ dan ZAA sempat muntah-muntah hingga keduanya dirawat di rumah sakit.

Widya Sumarni (30), ibu LSZ, mengatakan bahwa ia sempat ragu penyebab kedua anaknya muntah-muntah adalah karena mengonsumsi nasi goreng itu.

Namun, keyakinan Widya muncul setelah ia mendapatkan pesan dari beberapa orang tua murid SDN 19 Tugu Utara lainnya yang mengungkapkan hal serupa.

Beberapa orang tua murid itu mengaku bahwa anak mereka muntah-muntah setelah mengonsumsi nasi goreng tersebut.

"Saya berani ngomong karena banyak bukan anak saya aja," ucap Widya saat ditemui di kediamamnya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Jumat (13/9/2019).

Halaman
123
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved