Alasan Tukang Galon Daftar Bacalon Wali Kota Tangerang dari PDIP, Ada Keresahan

Pengusaha air galon isi ulang, Yusrianto (36) bukan tanpa alasan, maju ke gelanggang politik Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Yusrianto (36) mengembalikan formulir pendaftaran cawalkot ke kantor DPC PDIP Tangsel, di bilangan Serpong Utara, dengan mengemudikan gerobak motor dan membawa puluhan galon, Selasa (17/9/2019). 

Putri Ma'ruf Amin

Putri Wakil Presiden Indonesia Terpilih Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah di kantor dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP Tangsel di Serpong Utara, Senin (16/9/2010).
Putri Wakil Presiden Indonesia Terpilih Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah di kantor dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP Tangsel di Serpong Utara, Senin (16/9/2010). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Yusrianto harus bersaing dengan para kandidat lainnya untuk menjadi bacalon kepala daerah melalui penjaringan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hal tersebut karena Siti Nur Azizah, putri dari Wakil Presiden Indonesia terpilih, Ma'ruf Amin, resmi mendaftarkan diri sebagai calon wakil wali kota penjaringan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Setelah sebelumnya diwakilkan dalam pengambilan formulir, kali ini, Nur Azizah menyampaikan langsung berkas pendaftaran ke kantor dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP Tangsel di bilangan Serpong Utara, Senin (16/9/2010).

Nur Azizah mengatakan, dirinya membutuhkan dukungan dan legitimasi partai secara formal demi pencalonannya.

Pasalnya, Nur Azizah bukan berlatar politikus atau kader partai.

"Kedatangan saya ke sini tentu sebagai bukti kesungguhan saya yang telah membulatkan tekad untuk menjadi bagian dari solusi untuk membangun tangsel yang lebih maju lagi. Konteksnya ikut dalam proses penjaringan bakal calon wali kota," ujar Siti Nur Azizah.

"Mekanismenya saya harus mendaftar memenuhi syarat yang telah ditetapkan partai politik, karena saya sudah membulatkan tekad maka saya mengikuti mekanisme karena saya akan maju dengan legitimasi dari partai salah satunya ini yang saya lakukan," sambungnya.

Nur Azizah mengatakan, Ma'ruf Amin, ayahnya sudah memberi dukungan dirinya maju "menunggang banteng."

Sebagai orang tua, Ma'ruf Amin juga kerap memberikan wejangan saat pertemuan keluarga terkait pencalonan Nur Azizah.

"Abah sudah tau, pasti kalau kita pamit sama orang tua kan biasa, pasti orang tua mendukung, yang pasti beliau mendukung," jelasnya.

"Beliau memberikan wejangan kalau setiap pertemuan dengan keluarga beliau memberikan padangan- padangannya apakah itu pandangan di dalam aktivitas politik, pendidikan, aktivitas sosial dan budaya," sambungnya.

Meskipun sudah resmi mendaftar lewat PDIP, Nur Azizah tidak menutup kemungkinan akan tetap mencari dukungan dari partai lain.

"Semua partai lah, semua partai sebagai legitimasi karena untuk membangun Tangsel yang lebih maju tentu harus bersama-sama," ujarnya.

Kandidat Lain

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved