Alasan Tukang Galon Daftar Bacalon Wali Kota Tangerang dari PDIP, Ada Keresahan
Pengusaha air galon isi ulang, Yusrianto (36) bukan tanpa alasan, maju ke gelanggang politik Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
Tak hanya Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden Indonesia terpilih yang mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon kepala daerah Tangerang Selatan melalui PDI Perjuangan.
Sejumlah tokoh juga telah mendaftarkan diri untuk menjadi kepala daerah Tangerang Selatang melalui PDI Perjuangan.
Sebut saja aktivis antikorupsi Ade Irawan, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Tangsel M Reza AO, Fahd Pahdepie yang merupakan seorang penulis prosa, hingga Aldrin Ramadian yang merupakan adik dari Wali Kota Tangerang Selatan saat ini, Airin Rachmi Diany.
Melalui juru bicaranya, Sonny Majid, Aldrin ikut mendaftar Penjaringan calon wali kota (Cawalkot) partai berlogo moncong putih itu.
Majid datang ke kantor dewan pimpinan cabang (DPC) PDIP Tangsel, di kawasan Ruko Venice Arcade, Serpong Utara pada Rabu (11/9/2019) mengambil formulir pendaftaran buat Aldrin.
Hal itu tentu menjadi pertanyaan masyarakat. Pasalnya, Aldrin adalah adik dari Airin yang notabene adalah Ketua dewan pimpinan daerah (DPD) Golkar Tangsel.
Namun Sonny mengatakan, ada alasan tersendiri mengapa Aldrin memutuskan ikut penjaringan Cawalkot PDIP.
Aldrin memerlukan komunikasi politik secara formal demi menopang pencalonannya.
Berhubung, PDIP yang pertama membuka penjaringan, Aldrin menganggap dirinya perlu mendaftar sebagai upaya komunikasi formal itu.
"Kita berfikirnya begini kang, apa yang sudah dilakukan Aldrin, silaturahmi ke banyak tokoh, masyarakat, tokoh pemuda, akhirnya kan dalam kontestasi politik kan memang harus membuka ruang komunikasi politik," ujar Sony.
"Kan PDIP yang lebih dulu nih membuka pendaftaran, ini kita anggap sudut pandangnya membangun komunikasi politik dengan partai politik secara formal. Karena walau bagaimanapun komunikasi kan harus dibangun," sambungnya. (*)