Kemacetan Jadi Kendala Utama Bus TransPatriot Bekasi Tiba Tak Tepat Waktu

Juru bicara Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) selaku pengelola bus TransPatriot, Iqbal Daut, mengatakan, kendala utama yakni kemacetan.

Kemacetan Jadi Kendala Utama Bus TransPatriot Bekasi Tiba Tak Tepat Waktu
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Bus TransPatriot saat melintas di Jalan Ir H Juanda depan Stasiun Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Juru bicara Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) selaku pengelola bus TransPatriot, Iqbal Daut, mengatakan, kendala utama yang dihadapi pihaknya dalam menjalankan angkutan umum di dua koridor baru ialah kemacetan.

Sejak pertama kali beroperasi pada, Kamis (22/9/2019) untuk dua koridor baru yakni, Koridor 2 Vida Bantargebang - Summarecon Bekasi dan Koridor 3 Wisma Asri - Sumber Arta, bus belum bisa datang tepat waktu di setiap titik pemberhentian.

"Kendala kita adalah trafik yang cukup macet apalagi koridor Vida Bantargeba - Summarecon," kata Iqbal kepada TribunJakarta.com, Jumat (20/9/2019).

Teco Beri Tips Kepada Calon Pelatih Persija Jakarta, serta 3 Faktor Penyebab Persija Terpuruk

Hasil PMCO Fall Split SEA League Hari Ketiga, RRQ Athena Geser Bigetron RA dari Puncak Klasemen

Live Streaming Timnas U16 Indonesia Vs Brunei, Berikut Prediksi Susunan Pemain

Titik kemacetan terparah kata Iqbal, terjadi di jalur Jalan Raya Narogong Siliwangi tepatnya, di Simpang Cipendawa dan Simpang Rawapanjang.

Pada kedua simpang itu, terdapat proyek pembangunan flayover sehingga terjadi penyempitan jalan.

"Artinya penumpang itu bisa menempuh perjalanan sampai 2 jam dari Vida Bantargebang ke Summarecon Bekasi," jelas dia.

Padahal kata dia, kehadiran TransPatriot sejatinya merupakan alternatif untuk masyarakat untuk mendapatkan akses trasportasi dari angkutan konvensional maupun online yang sudah ada.

"Padahalkan yang kita jual adalah aman nyaman dan tepat waktu tapi, tepat waktunya belum bisa kita penuhi karena ada kendala kemacetan itu," jelas dia.

Meski begitu, Iqbal memastikan antusias penumpang angkutan umum milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi ini cukup dilirik masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved