Ulah Remaja Tambah Subscriber YouTube, Polisi Pastikan Penampakan Pocong di Tangerang Hoaks

Sebab, jajarannya sudah menemukan pengunggah pertama penampakan pocong di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Ulah Remaja Tambah Subscriber YouTube, Polisi Pastikan Penampakan Pocong di Tangerang Hoaks
Tangkapan layar Instagram @infotangerang.id
Warga mencoba menangkap pocong di Kampung Kemplang, Desa Belimbimg, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (15/9/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polisi akhirnya menyatakan kalau video penampakan pocong di kawasan Tangerang beberapa waktu lalu adalah hoaks.

Penampakan pocong viral pertama kali di kawasan Kampung Kemplang, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang saat warga tengah melakukan hajatan malam hari.

Lalu, penampakan pocong merembet ke beberapa kawasan di Kabupaten Tangerang seperti Teluknaga, Pakuhaji, dan Sepatan.

Namun, Kapolsek Sepatan, AKP I Gusti Sugiarto mengatakan kalau penampakan pocong yang viral di kawasan Sepatan, Teluknaga, dan Pakuhaji adalah hoaks.

Sebab, jajarannya sudah menemukan pengunggah pertama penampakan pocong di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Lokasi hajatan yang diduga menjadi tempat penampakan pocong di kawasan Kampung Kemplung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin (16/9/2019).
Lokasi hajatan yang diduga menjadi tempat penampakan pocong di kawasan Kampung Kemplung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin (16/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

"Jelas sudah dipastikan hoaks. Karena awalnya pengunggah pertama bernama Kemal itu hanya upload sekali di akun YouTubenya lalu banyak yang upload ulang," jelas I Gusti saat dikonfirmasi, Jumat (20/9/2019).

Berdasarkan keterangan Kemal kepada petugas, dirinya pertama kali unggah video viral di kawasan Kosambi tersebut di akun YouTube miliknya.

Alasannya sederhana, hanya untuk menaikan jumlah pelanggannya (subscriber) di YouTube oleh konten yang viral.

"Dia dapat dari Facebook video awalnya, karena dia punya YouTube, jadi untuk menambah subscribe dia unggah ke situ. Jadi ramai lah dan teman-temannya repost terus lagi makanya jadi ramai," ungkap I Gusti.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved