Ribuan Mahasiswa UIN Jakarta Berangkat Aksi ke Gedung DPR DPR RI 'Ngompreng' Truk

Keteragan Malik, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta, mengatakan, ada 30% mahasiswa UIN Jakarta yang hendak ikut aksi tersebut.

Ribuan Mahasiswa UIN Jakarta Berangkat Aksi ke Gedung DPR DPR RI 'Ngompreng' Truk
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangsel, berangkat aksi ke gedung DPR MPR Jakarta, Senin (23/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT- Ribuan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, berangkat menuju gedung DPR RI di Jakarta untuk ikut aksi bersama aliansi mahasiswa lain dari berbagai kampus di Indonesia dengan menumpang atau ngompreng truk, Senin (23/9/2019).

Pantauan TribunJakarta.com pada, pada sekira pukul 15.30 WIB, ribuan mahasiswa yang kebanyakan mengenakan almamater biru dongker itu ramai berdiri di pintu masuk kampus yang terletak di Jalan Juanda, Ciputat, Tangsel itu.

Keteragan Malik, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta, mengatakan, ada 30% mahasiswa UIN Jakarta yang hendak ikut aksi tersebut.

Sekitar 7.000-an mahasiswa itu ikut aksi tanpa dorongan iming-iming tertentu, murni karena kegelisahan atas ulah DPR yang disebutnya melemahkan KPK dengan merevisi Undang-undang KPK dan bahasan tentang Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

"Ada 30% mahasiswa UIN, iya sekitar 7.000lah yang berangkat," ujar Malik di lokasi.

Ia mengatakan, sebelumnya sudah menyiapkan 30 bus untuk akomodasi keberangkatan mereka, namun malam harinya banyak yang membatalkan diri.

Warga Kaget Penghuni Kos di Dekat Rumah Terduga Teroris Cilincing Ternyata Anggota Densus 88

NasDem Jawa Barat Siapkan Syahrul Gunawan di Pilkada Kab Bandung dan Olla Ramlan di Pilkada Cianjur

Kento Momota Buat Pengakuan Tentang Pertarungan Welawan Anthony Ginting di Masa Depan

Para mahasiswa itu pun memberhentikan truk yang lewat untuk diminta mengantar mereka menuju gedung DPR.

"Susah transportasinya bang, iya pada cancel dari 30, 20 cancel. Makanya kita kaya gini, minta truk di jalan," ujarnya.

Namun Malik memastikan mereka tidak memaksa para sopir truk itu, melainkan ditanya terlebih dahulu.

"Kita tanya dulu, apakah sedia mengantar kita," ujarnya.

Sampai pukul 16.30 WIB, sekira enam truk nengangkut para mahasiswa itu dari kampus.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved