Istri Banting Tulang, Suami Perkosa Anak Kandung: Korban Trauma & Kerap Begini di Lampu Merah
Sungguh tegas AS(38), warga Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, ini memperkosa S (15) lebih dari sekali. Sementara istri jadi TKW.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM - Istri banting tulang sebagai tenaga kerja wanita di Malaysia, seorang suami di Kabupaten Cirebon tega memperlakukan anak kandungnya tak manusiawi.
Dikutip TribunJakarta.com dari TribunJabar, AS (38), warga Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon memperkosa S (15) lebih dari sekali.
Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, mengatakan, akibat perbuatan AS korban mengalami trauma berat.
TONTON JUGA
Perkosaan terhadap S diketahui pertama kali pada Oktober 2017 tengah malam.
Korban tengah tidur bersama adiknya.
Beberapa saat kemudian, tersangka menyelinap masuk ke dalam kamar dan mencoba membuka pakaian putrinya.
Saat itu juga, korban terbangun dan kaget, lalu berusaha menyelamatkan diri sambil berteriak.
Tersangka langsung membekap mulut korban dan mengancamnya.
• Betrand Peto Polos Akui di Kampung Kerap Lakukan Ini Sampai Dini Hari, Nagita Slavina Kaget: Hahh?!
TONTON JUGA
"Jangan bilang-bilang, kalau tidak dibunuh," kata tersangka kepada korban.
Tidak berhenti di situ, tersangka kemudian kembali merudapaksa korban pada April 2018 di tempat yang sama, yakni di rumahnya, namun dilakukan di kamar tersangka.
Suhermanto mengatakan, kejahatan tersebut berhasil terungkap oleh Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cirebon pada 13 Agustus lalu dan tersangka dibekuk saat berada di rumahnya.
Tersangka AS berkilah kalau terpaksa melakukan tindakan tersebut lantaran sudah lebih dari dua tahun tidak berhubungan badan.
• Bebby Fey Mendadak Mual-mual Saat Paranormal Terawang Soal Genderuwo, Ruben Onsu Heran: Kamu Kenapa?
As menambahkan, kalau menyesali perbuatannya tersebut dan akan secara ikhlas menjalani proses hukum yang diberikan oleh pihak berwajib.