Demo di Jakarta
Pelajar SMA Tewas Saat Berangkat Demo ke DPR: Pamit Terakhir Bagus ke Mama 'Aku Telat Mau Main Dulu'
Tewasnya pelajar SMA Al Jihad Bagus Putra Mahendra (15) saat hendak berdemo ke Gedung DPR RI viral di media sosial. Bagus sempat pamit ke mama.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM - Tewasnya pelajar SMA Al Jihad Bagus Putra Mahendra (15) saat hendak berdemo ke Gedung DPR RI viral di media sosial.
Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Budi Cahyono membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Kompol Budi Cahyono mengatakan Bagus tewas karena kecelakaan tertabrak truk kontainer.
Bagus pun sempat pamitan dengan mamanya saat akan berangkat sekolah.
Bagus meminta izin untuk pulang telat ke rumah
TribunJakarta.com merangkum sejumlah informasi mengenai kecelakaan tersebut.
Viral di Media Sosial

Informasi tentang seorang pelajar bernama Bagus Putra Mahendra (15) meninggal dunia saat hendak berdemo ke Gedung DPR RI viral di media sosial.
Dalam unggahan akun Facebook Sidik Sasmita, disebutkan bahwa korban adalah siswa SMA Al Jihad, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Akun itu juga menyebutkan bahwa korban diduga meninggal dunia karena tertabrak truk saat dikejar aparat.
"Korban adalah siswa SMA Al Jihad Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Kabarnya yayasan Al Jihad merupakan milik KH. Makruf Amin. Semoga Allah mencatat pengorbananya sebagai syuhada fie sabilillah. *Sumber informasi: Relawan Kemanusiaan PW Persis DKI yang turun ke lapangan mengevakuasi para korban," tulis akun tersebut.
Dengan adanya informasi tersebut, Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Budi Cahyono membenarkan terkait kecelakaan itu.
Menurut Budi, korban tewas saat hendak menuju ke Gedung DPR RI.
"Meninggal karena tertabrak kontainer saat longmarch ke Gedung DPR MPR," kata Budi, Kamis (26/9/2019).
Sementara itu, Plt Kanit Laka Lantas Jakarta Utara, Ipda Farmal menjelaskan, korban meregang nyawa di Jalan R. E. Martadinata, Jakarta Utara.