Dalam Semalam, Tiga Motor Warga Duren Sawit Digondol Maling Bersenjata Api

Merujuk keterangan warga Jalan Bumi Raya III yang sempat memergoki para pelaku, Fahmi menyebut pelaku menenteng senjata api

Dalam Semalam, Tiga Motor Warga Duren Sawit Digondol Maling Bersenjata Api
TribunJakarta.com/Bima Putra
Lokasi tempat sepeda motor Fahmi dan Bushiri terparkir di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (29/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah Jakarta Timur yang marak terjadi pada bulan Juli hingga Agustus 2019 kini kembali marak.

Pasalnya pada Sabtu (28/9/2019) dini hari tiga sepeda motor warga Jalan Bumi Raya V RT 04/RW 03 Kelurahan/Kecamatan Duren Sawit digondol maling.

Fahmi (39) satu korban mengatakan tiga motor yang dicuri merupakan dua Honda Beat milik warga bernama Bushiri dan satu Vario berpelat B 4601 TNJ.

"Ada tiga motor yang hilang, punya saya sama pak Bushiri. Kejadiannya sekira pukul 04.30 WIB, enggak ada lihat pelaku karena warga masih tidur," kata Fahmi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (29/9/2019).

Meski saat kejadian sedang tak berada di rumah, Fahmi menduga pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang itu beraksi tak sampai 10 menit.

Dugaannya didasari karena sekira pukul 03.00 WIB istrinya sempat melongok keluar jendela dan mendapati sepeda motor Vario miliknya masih terparkir.

"Jam setengah empat ada warga bangun untuk Salat Tahaujud, langsung ngabarin warga. Kalau pas istri saya bangun motor masih ada," ujarnya.

Tak hanya motor miliknya dan Bushiri, Fahmi menuturkan sepeda motor warga yang berada di seberang rumahnya nyaris digondol pelaku.

Gembok pagar rumah tetangganya bahkan sudah dijebol, namun aksi pelaku gagal karena diduga tak kunjung berhasil membobol kunci sepeda motor.

Pemeliharaan Jalan Tol Jakarta Cikampek, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

"Motor tetangga yang Satria juga nyaris dicuri, tapi gagal. Kalau pagar rumah saya dan pak Bushiri memang pas kejadian enggak digembok," tuturnya.

Merujuk keterangan warga Jalan Bumi Raya III yang sempat memergoki para pelaku, Fahmi menyebut pelaku menenteng senjata api.

Para pelaku dipergoki warga Jalan Bumi Raya III saat berusaha membuka portal, nahas upaya warga meringkus pelaku gagal karena jumlah dan senjata yang dibawa.

"Kata warga yang mergokin pelakunya ada yang bawa senjata api, warga yang mergokin juga luka. Tapi saya enggak tahu pasti lukanya bagaimana," lanjut Fahmi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved