Kerap Curhat dengan Sopir Pribadi, Terkuak Motif Istri Yang Rencanakan Pembunuhan Terhadap Suami

Sebelum rencanakan pembunuhan, seorang istri di Kelapa Gading, kerap curhat kepada sopir pribadi terkait permsalahan rumah tangga yang dialaminya.

Kerap Curhat dengan Sopir Pribadi, Terkuak Motif Istri Yang Rencanakan Pembunuhan Terhadap Suami
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
BHS (kiri) dan YL saat diekspos di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (1/10/2019). 

Sesampainya di depan North Jakarta Intercultural School Kelapa Gading, BHS meminta izin keluar dari dalam mobil dengan alasan mual.

Tak Cuma Lari 20 Putaran, Terungkap Siswa SMP yang Tewas di Manado Juga Dihukum Gurunya Lakukan Ini

Kemudian satu di antara pembunuh bayaran, BK, menghampiri VT yang berada di kursi pengemudi dan menghunuskan pisaunya ke leher korban.

Melihat VT belum meregang nyawa, BK mencoba menghunuskan pisaunya ke perut korban.

Ia berhasil kabur usai mendapatkan tiga tusukan saat berada di dalam mobilnya.

Aksi pembunuh bayaran itu gagal.

VT berhasil melepaskan diri dan mengemudikan mobilnya menjauhi TKP.

"Korban mau ditusuk perutnya namun korban yang mengendarai kendaraannya langsung tancap gas. Korban langsung mengarah ke rumah sakit, mendapatkan perawatan, lalu laporan," kata Budhi.

Berdasarkan laporan VT, polisi langsung bergerak.

Akhirnya, pada 16 September 2019, BHS berhasil diringkus di daerah Bali, menyusul YL yang ditangkap di kediamannya.

Sementara pembunuh bayaran HER dan BK hingga saat ini masih buron.

Atas perbuatannya, BHS dan YL dijerat 340 KUHP juncto pasal 53 KUHP tentang pembunuhan berencana subsidair pasal 353 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

Yang Tersisa dari Demo di Jakarta, Orangtua Nangis Cari Anak Hingga Bau Pesing di Depan Gedung DPR

Barang bukti racun sianida yang diamankan dari kedua pelaku, Selasa (1/10/2019)
Barang bukti racun sianida yang diamankan dari kedua pelaku, Selasa (1/10/2019) (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Malah Dikibuli Sopir

Berencana melakukan pembunuhan terhadap VT, YL malah ditipu selingkuhannya.

YL ditipu oleh BHS hingga ratusan juta rupiah.

YL ditipu oleh selingkuhannya BHS (33) ketika merencanakan pembunuhan terhadap suaminya, VT.

Wanita berusia 40 tahun itu ditipu sebanyak dua kali oleh selingkuhannya, BHS, yang tak lain adalah sopirnya sendiri.

Meski YL baru ditipu dua kali oleh BHS, namun nominal hasil penipuan terbilang tidak sedikit.

Baru dua kali beraksi, BHS sudah menipu YL hingga ratusan juta.

Penipuan itu dilakukan BHS ketika mereka merencanakan pembunuhan terhadap suami YL.

Dua kali penipuan itu dilakukan BHS terkait pembiayaan untuk perencanaan pembunuhan tersebut.

Kecelakaan Maut Mobil Pick Up Vs Bus di Jalan Parung-Ciputat Depok, Dua Pengemudi Tewas

Ketika merencanakan pembunuhan, BHS menggunakan kesempatan itu untuk meraup untung dari YL.

Penipuan pertama, BHS menipu Yl ketika hendak mebeli racun sianida untuk percobaan pembunuhan terhadap VT.

Kepada YL, BHS mengaku bahwa ia akan membeli racun sianida itu di Singapura seharga 3.000 dolar Singapura.

Kenyataannya, BHS membeli racun sianida itu melalui online dengan harga Sekira Rp 500 ribu.

Kemudian Juli lalu, BHS menyarankan soal percobaan pembunuhan kedua itu.

Kala itu, BHS meminta uang kepada YL sebesar Rp 300 juta untuk membayar dua pembunuh bayaran, BK dan HER.

YL yang bingung mencari uang tersebut terpaksa menggadaikan mobil, emas, serta mencuri uang suaminya untuk memenuhi permintaan BHS.

Uang Rp 300 juta itu pun ia berikan kepada BHS. Namun, BHS malah menggunakan sebagian besar uang itu untuk foya-foya.

"Faktanya baru diberikan (BHS kepada BK dan HER) Rp 100 juta. Yang Rp 200 juta digunakan oleh BHS untuk berfoya-foya," ujar Budhi.(TribunJakarta.com/Gerald/Muji)

Penulis: Muji Lestari
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved