Demo di Jakarta

Sedih Ingat Ibu Asuh Adik yang Sakit, YI Ditangkap Ikut Demo Sampai Repotkan 3 Gurunya

YI seperti begitu menyesal. Seharusnya membantu ibunya di rumah mengurus adiknya yang sakit di Kuningan, Jawa Barat, YI ditangkap karena ikut demo.

Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto dan Ketua LPAI, Seto Mulyadi, Rabu (2/10/2019) di Mapolres Metro Jakarta Utara. 

Mereka baru tahu di rumah YI hanya ada ibunya yang sedang mengasuh anak bungsunya yang sedang sakit.

Sementara ayah YI sedang merantau, bekerja di Sulawesi.

Pihak sekolah hanya mengecek keberadaan YI, tapi tak tega memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi tentang si anak ke ibunya.

"Kita tidak tega melihat ibunya itu, apalagi punya anak kecil lagi sakit. Akhirnya kita hanya tanya keberadaan dia (YI) saja," kata Adis.

Guru mata pelajaran teknik listrik ini akhirnya undur diri dan melaporkan kondisi ibu Yi kepada pihak sekolah.

Polres Metro Jakarta Utara kembali mengamankan puluhan pelajar yang hendak berangkat menuju ke Gedung DPR RI, Selasa (1/10/2019).
Polres Metro Jakarta Utara kembali mengamankan puluhan pelajar yang hendak berangkat menuju ke Gedung DPR RI, Selasa (1/10/2019). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Ditemani dua guru lain, Adis memutuskan ke Jakarta.

Adis membenarkan YI tengah mengikuti praktik kerja lapangan di salah satu perusahaan di Cirebon.

Saat pihak sekolah mengumpulkan seluruh siswa untuk menandatangani surat pernyataan tak ikut berdemo ke Jakarta pada Senin lalu, YI malah absen.

YI juga tidak mengikuti praktik kerja lapangan.

"Kita kumpulin anaknya buat surat pernyataan agar tidak ikut demo ke Jakarta."

"Nah kita tahu si anak ini nggak ada, temen-temennya juga nggak tahu dia ke mana," kata Adis.

Pesan Kapolres

Sebanyak 23 dari 59 pelajar yang diamankan langsung dikembalikan kepada orangtuanya pada Selasa (1/10/2019).

Sisanya yang 44 orang baru dikembalikan kepada orangtua dan guru mereka hari ini.

Sementara 1 orang pelajar terpaksa ditahan lantaran positif mengonsumsi sabu dan ganja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved