Polisi Buru Terduga Debt Collector dan Asal Perusahaan Leasing yang Bacok Anggota Ormas di Jaktim

Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban mengaku belum dapat memastikan debt collector asal perusahaan leasing mana yang membacok NS.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban dan Uban saat ditemui di depan kantor WOM Finance, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih memburu debt collector yang membacok anggota salah satu ormas, Jumat (4/10/2019).

Meski demikian, puluhan rekan NS sesama anggota ormas menggeruduk sebuah kantor perusahaan leasing kendaraan di Rawamangun sejak pukul 15.00 WIB tadi.

Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban mengaku belum dapat memastikan debt collector asal perusahaan leasing mana yang membacok NS.

"Teman-teman korban ini datang karena menduga pelaku bekerja di perusahaan leasing ini. "

"Tapi kita masih belum bisa memastikan pelaku bekerja di mana," kata Lindang di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2019).

Lindang dan jajarannya sempat berbincang dengan pihak perusahaan leasing kendaraan sekira 30 menit guna menenangkan massa.

Dia menuturkan belum dapat memastikan tempat kerja debt collector yang membacok NS.

"Untuk jumlah pelakunya berapa kita belum dapat memastikan."

"Tapi juga sudah meminta keterangan istrinya yang saat kejadian ada di lokasi," ujarnya.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Lindang keluar dari kantor perusahaan leasing kendaraan sekira pukul 16.41 WIB setelah memastikan situasinya kondusif.

Sebelum meninggalkan lokasi, dia tampak berbincang dengan sejumlah anggotanya yang masih berjaga di sekitar kantor perusahaan leasing kendaraan.

"Nanti identitas pelaku sudah diketahui dan ditangkap pasti saya kabari."

"Sekarang kita masih proses lidik untuk menangkap pelakunya," tutur Lindang.

Kantor perusahaan leasing digeruduk

Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban dan Uban saat ditemui di depan kantor WOM Finance, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2019).
Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban dan Uban saat ditemui di depan kantor WOM Finance, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Anggota ormas wilayah Jakarta Timur jadi korban pembacokan debt collector di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, pada Jumat (4/10/2019).

Data yang dihimpun TribunJakarta.com anggota ormas dibacok di wilayah Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, sekira 15.00 WIB hingga mengalami luka cukup parah di bagian tangan kiri.

Pelaku pembacokan diduga merupakan debt collector yang bekerja di kantor perusahaan pembiayaan cabang Rawamangun, Jakarta Timur.

Pasalnya dari sekira pukul 15.00 WIB puluhan anggota ormas menggeruduk kantor perusahaan tersebut di Jalan Balai Pustaka Timur.

Dikonfirmasi kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo membenarkan kejadian tersebut.

 Meninggal Dunia Jadi Korban Aksi Demo di Gedung DPR, Ibunda Maulana Suryadi: Dia Selalu Minta Maaf

 Terjerat Kasus Narkoba, Artis Rifat Umar Mengaku Baru Setahun Konsumsi Ganja

Meski belum merinci berapa jumlah pelaku, dia mengatakan jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sedang berupaya meringkus pelaku.

Belum diketahui pasti bagaimana kronologis kejadian, namun anggota ormas yang jadi korban pembacokan kini masih dirawat di Rumah Sakit Kartika.

"Kita lagi kejar pelakunya," singkat Hery saat dikonfirmasi di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2019)

Pantauan TribunJakarta.com, hingga pukul 16.00 WIB puluhan anggota ormas masih berada di depan kantor perusahaan leasing.

Sejumlah anggota Polres Metro Jakarta Timur yang menggunakan pakaian dinas dan preman pun sudah berada di lokasi guna mencegah hal tak diinginkan.

Dibacok di hadapan sang istri

Ilustrasi Pembacokan
Ilustrasi Pembacokan (ISTIMEWA)

NS, satu anggota organisasi masyarakat di Jakarta Timur dibacok debt collector satu perusahaan leasing kendaraan tepat di hadapan istrinya pada Jumat (4/10/2019) siang.

Meski enggan merinci kronologis pasti, Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban mengatakan NS dibacok debt collector saat ditagih di rumahnya.

 Anggota Ormas Dibacok Debt Collector, Kantor Perusahaan Pembiayaan di Rawamangun Digeruduk

"Saya belum bisa jelaskan secara rinci kronologisnya, tapi kejadiannya di rumah korban pada saat kejadian ada istrinya. Korban dibacok di depan istrinya," kata Lindang di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (4/10/2019).

Pun menyebut istri NS sudah dimintai keterangan, Lindang mengaku belum dapat memastikan dari sosok pelaku debt collector.

Dia hanya menuturkan personel Unit Reskrim Polsek Pulogadung masih berupaya melakukan penyelidikan terkait kasus NS.

"Nanti, sekarang masih proses lidik. Tapi istrinya sudah kita mintai keterangan, dia jadi saksi karena saat kejadian ada di lokasi," ujarnya.

Akibat pembacokan, NS mengalami luka di bagian tangan kiri dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kartika Pulomas.

Beruntung luka bacok akibat senjata tajam yang jenisnya enggan dibeberkan Lindang tak sampai membahayakan nyawa NS.

"Luka di bagian tangan kirinya. Tapi informasi terakhir korban sudah pulang dari Rumah Sakit, jadi sekarang enggak dirawat inap," tuturnya.

Perihal puluhan anggota salah satu ormas yang menggeruduk kantor perusahaan leasing kendaraan cabang Rawamangun sejak pukul 15.00 WIB, Lindanh membenarkan.

Menurut dia NS memang tercatat sebagai anggota salah satu ormas yang sama dengan massa yang datang ke perusaan leasing kendaraan.

"Korban anggota satu ormas, teman-temannya ini datang karena menduga pelaku bekerja di perusahaan leasing ini," kata Lindang.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved