Malam-malam Satroni Kamar Bu Guru Ainun, Bukannya Untung Hamdani Malah Buntung

Menjelang tengah malam Muhammad Hamdani menyatroni rumah Bu Ainun, guru sekolah dasar di Kabupaten Binjai.

Editor: Y Gustaman
Tribun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi 

"Dia melarang yang lain melakukan penggeledahan. Hanya rekan-rekannya saja yang menggeledah," ucap Jefri.

Sebelum itu, Hamdani meminta Jefri dan dua kepala dusun lainnya untuk memeriksa rekan-rekan yang akan menggeledah apakah membawa barang berbahaya atau narkotika.

Jefri dan kepala dusun yang lain tak menemukan barang-barang mencurigakan dari rekan-rekan Hamdani.

Setelah itu Hamdani langsung menyuruh rekan-rekannya masuk ke dalam rumah Bu Ainun.

Hasilnya, dari penggeledahan di dalam rumah tidak dijumpai narkotika.

"Tapi sewaktu memeriksa kedua kalinya tiba-tiba ada barang yang diduga narkoba dan peralatannya," kata dia.

Menyikapi kasus ini, Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting membenarkan rumah Bu Ainun digerebek.

Menurut dia, penggerebekan malam itu memang ada namun melibatkan oknum prajurit TNI.

"Proses penggerebekan diduga rekayasa dan untuk jelasnya coba klarifikasi ke Subdenpom Binjai," begitu kata Siswanto.

Siswanto membenarkan jika Hamdani mulanya mau menggerebek Bu Ainun karena ditengarai kumpul kebo.

"Tapi saat digerebek, enggak ada lelaki. Kemudian masuk planning kedua menjebak narkoba," terang dia.

Jebakan yang dipasang Hamdani ketahuan.

Oleh Polres Binjai, Hamdani kemudian diserahkan ke Subdenpom guna penyidikan lebih lanjut.

"Si penggerebek jadi tersangka, diproses di Subdenpom," sambung Siswanto melalui pesan singkat di WhatsApp.

Menanggapi ulah Hamdani, Komandan Subdenpom 1/5-2, Kapten Agus Setiawan, memberikan menjelaskan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved