Pengacara Kriss Hatta Sebut Beberapa Poin Dakwaan Jaksa Tak Sesuai Fakta

Poin pertama yang dianggap tidak tepat adalah penulisan waktu kejadian dugaan penganiayaan oleh Kriss Hatta.

Pengacara Kriss Hatta Sebut Beberapa Poin Dakwaan Jaksa Tak Sesuai Fakta
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Artis Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Senin (14/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Pengacara Kriss Hatta menilai beberapa poin pada dakwaan Jaksa Penuntut Umum tidak sesuai fakta hukum.

Hal itu dibeberkan empat pengacara Kriss pada sidang pembacaan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Senin (14/10/2019).

Empat pengacara Kriss tersebut adalah Machiro Achmad Nur Hatta, Syuratman Usman, Henromi, dan Denny Ardiansyah.

Poin pertama yang dianggap tidak tepat adalah penulisan waktu kejadian dugaan penganiayaan oleh Kriss Hatta.

"Pada dakwaan tertulis tanggal 7 April 2019, faktanya pada Laporan Polisi No: LP/2109/IV/2019 dan uraian singkat tertulis pada tanggal 6 April 2019," kata pengacara Kriss.

Polisi Amankan Pelajar di Kota Depok yang Kedapatan Menyimpan 38 Kilogram Ganja

Simon McMenemy Akui Timnas Indonesia Tidak Mudah saat Hadapi Vietnam

Berikutnya, pengacara menganggap Jaksa mengabaikan fakta bahwa Kriss dan Anthony selaku korban sekaligus pelapor sudah berdamai.

"JPU tidak cermat dan telah mengabaikan peristiwa hukum tentang perdamaian," ujarnya.

Sebelumnya, Kriss Hatta ditangkap Polisi di rumah kosnya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, 24 Juli 2019.

Ia diduga terlibat kasus penganiayaan di sebuah tempat hiburan malam di Jakarta.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved