Pemkot Jakarta Timur Imbau UKPD Bantu Pemasaran dan Monitoring Pelatihan UEP Bagi Keluarga Miskin

Melalui pelatihan UEP, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat guna meningkatkan penghasilan

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pemkot Jakarta Timur imbau tiap Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) bantu evaluasi Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Bagi Keluarga Miskin Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2019 hingga membantu pemasaran produk.

Guna menekan angka kemiskinan di Jakarta, satu diantara upaya yang dihadirkan Pemprov DKI Jakarta ialah dengan menghadirkan Pelatihan UEP Bagi Kelurga Miskin.

Melalui pelatihan UEP, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat guna meningkatkan penghasilan, produktivitas kerja dan terciptanya kemitraan usaha yang saling menguntungkan.

Oleh sebab itu, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar memberikan arahan bagi UKPD, Lurah dan Camat saat menghadiri pembukaan pelatihan tersebut pada Selasa (15/10/2019) di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur.

"Harapan saya UKPD termasuk bagian perekonomian dibuatkan monitoring evaluasi. Jangan sampai setelah diberikan pelatihan dan alat masak ditinggal begitu saja. Akhirnya hanya Lebaran dan Natal saja tapi setiap hari bisa produksi," katanya di lokasi.

Warga Cipayung Dilatih Membuat Kue Basah dan Masakan, Diharapkan Lahirkan Pengusaha Mikro Baru

Untuk itu, Anwar menuturkan para warganya perlu mendapatkan dukungan dan motivasi juga. Satu diantaranya dengan membantu pemasaran produk yang mereka hasilkan.

"Setelah itu harus dibantu pemasarannya melalui lurah dan camatnya, supaya ketika kegiatan yang ada di wilayah masing-masing mengajak mereka berkontribusi untuk memasarkan produk mereka. supaya terbantu juga secara pemasaran," sambungnya.

Untuk diketahui, sebanyak 485 warga miskin di Jakarta Timur mengikuti Pelatihan UEP Bagi Keluarga Miskin pada tahun ini.

Berbagai pelatihan mulai dari tata boga, steam motor hingga pembuatan minuman atau jus turut diajarkan dalam pelatihan ini.

Melalui pelatihan UEP, diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan yang semula di Jakarta tercatat sebanyak 3,78% menjadi 2,78% dapat dicapai pada tahun 2022.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved