Mayat Tanpa Identitas Membusuk di Hutan Salam Blitar, Bawa Uang Receh Hingga Rp 13 Juta
Mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya ditemukan membusuk di Hutan Salam, Dusun Kalikuning, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Blitar
Penulis: Suharno | Editor: Erik Sinaga
"Kami belum bisa mencari keluarganya, karena identitas korban tidak ada. Sekarang mayat korban kami bawa ke RSUD Mardi Waluyo," ujarnya.
• Alur Pendaftaran CPNS 2019, Kenali Fitur Baru SSCASN Perangkat Utama Untuk Pendaftaran CPNS
Bawa Uang Rp 13 Juta
Identitas mayat perempuan yang ditemukan membusuk di Hutan Salam, Dusun Kalikuning, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, belum terungkap hingga Minggu (27/10/2019).
Tetapi, polisi sudah menghitung uang pecahan Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 5.000 yang ditemukan di dekat mayat perempuan itu.
Uang pecahan yang dimasukkan dalam karung kain itu diduga milik korban.
Setelah dihitung, jumlah total uang pecahan itu mencapai Rp 13,6 juta.
Uang pecahan itu digulung dan diikat tali lalu dimasukan dalam karung kain.
Ada beberapa gulungan uang pecahan di dalam karung kain.
"Untuk identitasnya sampai sekarang belum diketahui. Kami masih mencarinya," kata Kapolsek Nglegok, AKP Lahuri.
"Sedangkan untuk uangnya sudah kami hitung, jumlahnya mencapai Rp 13 juta," imbuhnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan masih menyelidiki kasus penemuan mayat perempuan di tengah hutan.
Polisi juga belum bisa memastikan apakah korban orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) atau gelandangan.
"Dugaan-dugaan itu masih kami selidiki. Termasuk apakah korban tersesat di dalam hutan atau karena apa, masih proses penyelidikan," kata Heri.
"Kami masih menunggu hasil otopsi terhadap mayat korban," lanjutnya.
Sesosok mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya ditemukan membusuk di Hutan Salam, Dusun Kalikuning, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jumat (25/10/2019).