Dinas Pendidikan DKI Minta Penjelasan SMP Budhaya III Terkait 5 Murid Tewas Saat Studi Tur

Dinas Pendidikan DKI Jakarta belum menerima penjelasan lengkap dari SMP Budhaya III Santo Agustinus terkait tewasnya 5 murid akibat tenggelam.

Tayang:
Net
Ilustrasi Tenggelam. 

Pihak keluarga sendiri hingga kini belum menerima penjelasan resmi dari sekolah dan kepolisian terkait kronologis yang tewasnya Christiano.

Selain menanti kronologis, pihak keluarga berharap SMP Budhaya III selaku penyelenggara studi tur bergegas menemui semua pihak keluarga korban guna memberi penjelasan.

Orang Tua Murid Minta SMP Budhaya III Lakukan Evaluasi Kegiatan Studi Tur

Petugas penggalian makam TPU Pondok Kelapa saat menggali makam untuk murid SMP Budhaya III yang tewas tenggelam di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019).
Petugas penggalian makam TPU Pondok Kelapa saat menggali makam untuk murid SMP Budhaya III yang tewas tenggelam di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Meninggalnya lima siswa SMP Budhaya III Santo Agustinus akibat tenggelam di Sungai Ciujung, Kampung Baduy, Banten pada Jumat (25/10/2019) disesalkan para orang tua murid.

MS (45), satu orang tua murid yang anaknya ikut dalam kegiatan studi tur meminta pihak sekolah segera memberi penjelasan terkait kronologis dan sebab musibah tersebut.

"Semua orang tua murid harus dipertemukan sama pihak sekolah. Biar kejadian kayak gini enggak terulang-terulang lagi. Harus ada evaluasi," kata MS di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019).

Saat pihak sekolah menyatakan studi tur digelar di Kampung Baduy, sejumlah orang tua murid sebenarnya meminta diperbolehkan ikut.

Pasalnya lokasi Kampung Baduy terbilang jauh dan memiliki karakteristik lapangan yang berbeda jauh dengan Ibu Kota.

"Kami mintanya waktu itu paling enggak ada lah satu orang yang ikut, biar bantu mengawasi. Kata mereka (sekolah) jangan, biar anak-anaknya belajar mandiri," ujarnya.

Pun anaknya selamat dari musibah, MS berharap pihak sekolah ikut menggelar rapat di mana orang tua murid lain dapat menyatakan pendapatnya.

MS menyatakan tak bakal mengizinkan anaknya ikut studi tur bila sekolah tak melakukan evaluasi karena tak ingin dirundung khawatir lagi.

"Ke depan saya harus tahu dulu dong, ke mana tempatnya? Jauh enggak? Pengawasan bagaimana? Boleh didampingi enggak? Kalau enggak jelas ya enggak usah ikut. Kita kan sudah titip anak kita," tuturnya.

Sebagai informasi, hingga kini pihak keluarga kelima korban pun belum menerima penjelasan resmi dari sekolah atau baru sebatas ucapan duka cita.

Lima murid yang tewas tersebut yakni Malvin Reizen Alvino, Moses Imanuel Baskoro, Paskaleo Anesho Telaumbanua, Syahrul Ramadhan, Christiano Arthur Immanuel Rumahorbo.

5 Siswanya Tewas Tenggelam saat Studi Tur di Baduy Banten, SMP Budhaya III Libur 3 Hari

SMP Budhaya III Santo Agustinus meliburkan kegiatan aktivitas belajar seluruh muridnya usai meninggalnya lima murid mereka saat studi tur ke Kampung Baduy, Jumat (25/10/2019).

MS (45), satu orang tua murid yang anaknya ikut dalam kegiatan studi tur mengatakan informasi kegiatan belajar diliburkan baru disampaikan pihak sekolah hari ini.

"Kata istri saya sekolah libur tiga hari, baru hari ini dikasih tahu," kata MS saat menghadiri prosesi pemakaman teman anaknya yang meninggal di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019).

Merujuk informasi yang diterima istrinya lewat grup WhatsApp komunikasi orang tua murid dan guru, kegiatan belajar baru normal pada Kamis (31/10/2019).

Namun dia tak mengetahui pasti sebab pihak sekolah meliburkan kegiatan belajar usai petaka yang membawa duka bagi anaknya.

"Enggak tahu ya kenapa (diliburkan) mungkin lagi berkabung. Jadi mulai Senin sampai Rabu besok sekolah libur, baru masuk Kamis," ujarnya.

Betrand Peto Nangis Memintanya Hadir di Acara Sekolah, Ruben Onsu Korbankan Ini: Demi Putra Tercinta

Tiga Minggu Dikerjakan, 14 Septic Tank Komunal Terpasang di Gang Sekretaris

Pelatih Persija Jakarta Putri Ungkap 4 Faktor Penyebab Timnya Dibantai Persib Bandung 6-0

Bu Kepsek Kepergok Sekamar Bareng Wakilnya di Hotel, Suami Ngamuk Ingin Jotos dan Lempar Batu

Tak diketahui pasti kebenaran pernyataan MS karena sejumlah guru yang menghadiri proses pemakaman enggan buka suara.

Guru yang disebut ikut studi tur dan berupaya menolong muridnya saat tenggelam pun enggan berkomentar karena alasan tak berwenang.

Pun saat ditanya apakah SMP Budhaya III dalam waktu dekat berencana memberi keterangan resmi kepada publik atas musibah.

"Saya belum dapat informasi itu, bisa ditanyakan langsung ke Kepala Sekolah atau pihak yayasan," tutur seorang guru SMP Budhaya III.

Dari lima korban, jenazah Paskaleo Anestio Telaumbanua dan Christiano Arthur Immanuel Rumahorbo hari ini dimakamkan di TPU Pondok Kelapa. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved