Breaking News:

Kisah Aiptu Nur, Polantas yang Bantu Bapak Antar Jasad Anaknya karena Tak Ada Biaya Sewa Ambulans

Warga sekitar terminal proyek Mrica Bawang Banjarnegara sempat digegerkan saat seorang bapak turun dari bus.

Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Aiptu Nuryanto bertugas di pos lantas Bawang Banjarnegara 

Masalahnya, jenazah itu harus dibawa pulang ke rumah duka di Kabupaten Pemalang untuk disemayamkan.

Butuh transportasi yang tak murah karena jarak perjalanan jauh.

Jika diantar membawa ambulans rumah sakit, keluarga itu harus membayar ongkos sebesar Rp 1,2 juta.

Jumlah yang tak sedikit bagi orang tak berpunya. Nur tak ingin menambah beban keluarga yang ditimpa musibah.

Terlebih ia tahu orang tua itu tak berbekal uang. Nur lantas minta izin rumah sakit untuk membawa pulang jenazah itu tanpa ambulance.

"Saya tanya apa boleh pakai mobil luar. Katanya boleh,"katanya

Beruntung jalan Nur untuk membantu keluarga itu dimudahkan.

Ia meminta bantuan temannya, seorang perangkat desa, Pahing untuk meminjami mobil ambulans desa.

Nur sendiri yang mengemudikan mobil untuk mengantar jenazah itu ke rumah duka.

Ia yang masih berseragam dinas ditemani Pahing menuju Belik Kabupaten Pemalang.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved