Cerita Zulkifli, Pengemudi Ojol yang Antar dan Tuntun Penumpang Tuna Netra di Tengah Demo Buruh

"Namanya manusia, hati pasti tergerak juga. Kalau ada apa-apa, terus dia belum sampai tujuan, kan kasihan. Hati juga nggak tenang," kata Zulkifli.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Pengemudi ojol, Zulkifli, menuntun penumpang tuna netra ke Gedung Kemnaker, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Gerak-gerik seorang pengemudi ojek online (ojol) di tengah aksi unjuk rasa ratusan buruh di Gedung Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI, Kamis (31/10/2019), tampak mencuri perhatian.

Bukan karena ikut berunjuk rasa, melainkan caranya ketika melayani penumpang.

Zulkifli namanya, pria berusia 37 tahun yang tinggal di Depok, Jawa Barat.

Seusai memarkirkan sepeda motor di depan Kemnaker, ia menuntun penumpangnya ke dalam gedung tersebut.

Penumpang yang diketahui bernama Andi Irawan itu ternyata penyandang disabilitas tuna netra.

Hati Zulkifli pun tergerak untuk mengantarkannya sampai ke lokasi tujuan, yakni masjid di dalam Gedung Kemnaker.

"Namanya manusia, hati pasti tergerak juga. Kalau ada apa-apa, terus dia belum sampai tujuan, kan kasihan. Hati juga nggak tenang," kata Zulkifli.

Driver Ojol Tewas Tersambar Kereta Api di Tangerang, Penerobos Palang Kereta Bisa Dipenjara 3 Bulan

"Tadi anter dari Bank Bukopin di Kuningan. Dia bilangnya mau ke masjid sini, mau ngisi ceramah gitu katanya," tambah dia.

Ia mengaku tidak diminta Andi untuk mengantarkan hingga ke dalam gedung. Inisiatif itu datang dari dirinya sendiri.

"Kebetulan ada demo juga kan, saya kasihan. Ya sudah, saya antar biar selamat. Tugas kita kan mengantarkan penumpang selamat sampai tujuan," ujar dia.

Zulkifli mengaku baru delapan bulan bekerja sebagai pengemudi ojol.

Eks Ketum The Jakmania Soroti Keterpurukan Persija Jakarta: Sedih Melihat Performanya

Presiden Jokowi Ingatkan Prabowo Jangan Banyak Impor di Bidang Pertahanan

Polisi Ungkap Jenis Senjata Api Rakitan Milik AS yang Dibeli di Toko Online

Namun, pekerjaan tersebut dianggapnya hanya sebagai sampingan guna menambah penghasilan.

Selain sebagai ojol, Zulkifli juga bekerja di salah satu perusahaan swasta.

"Anak kan ada dua. Anak pertama kelas 1 SD, yang kedua masih TK. Makanya ini lumayan buat tambah-tambah penghasilan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved