Alasan Ninoy Karundeng Berdamai dengan 16 Tersangka Penganiaya dan Penyekapnya

Pegiat media sosial dan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng berdamai secara lisan dengan 16 tersangka penganiayaan dan penyekapnya di Mapolda Metro Jaya.

Alasan Ninoy Karundeng Berdamai dengan 16 Tersangka Penganiaya dan Penyekapnya
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Angga Busra Lesmana, anggota Tim Advokasi Ninoy dari Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air (Fakta) dan Ketua Harian DKM Masjid Al Falah, Feri, perwakilan para tersangka sepakat berdamai di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/11/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pegiat media sosial dan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng berdamai secara lisan dengan 16 tersangka penganiayaan dan penyekapnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/11/2019).

Ninoy menerima permintaan maaf dari 16 tersangka pelaku yang telah menganiaya dan menyekapnya di Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat, 30 September 2019 lalu.

Angga Busra Lesmana, anggota Tim Advokasi Ninoy dari Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air (Fakta) mengatakan sebelumnya sudah mempertemukan Ninoy dengan Ketua Harian DKM Masjid Al-Falah Pejompongan, Feri.

"Dalam hal ini Ninoy menerima permohonan maaf dari para tersangka yang diwakili baik dari DKM Masjid Al-Falah dan dari PA 212," kata Angga di Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/11/2019).

Dengan begitu, kata Angga, perdamaian antara Ninoy selaku pelapor dengan para tersangka sudah terjadi walau secara lisan.

"Ninoy sudah bersalaman dan berpelukan denga Haji Feri dari Masjid Al-Falah yang mewakili para tersangka. Ia sudah menerima permohonan maaf dari para tersangka yang di dalam tahanan. Kami juga menerima dengan baik," kata Angga.

Meski begitu, kata Angga, Ninoy tidak mencabut laporan dalam kasus ini.

"Sebab kasus ini ada delik pidana murni dan ada delik aduannya. Jadi kami tidak mencabut laporan. Ke depan polisi yang memutuskan kasus ini," papar Angga.

Menurutnya, jika ke depan para tersangka tetap diproses hukum, maka perdamaian yang terjadi ini bisa menjadi pertimbangan hakim dalam memberi putusan agar meringankan.

"Jadi ini pasti akan menjadi pertimbangan hakim dan hukuman para tersangka akan diringankan, jika nanti tetap diproses hukum," katanya.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved