Kontroversi Anggaran DK Jakarta

Fraksi PKS DPRD DKI Sebut Kekosongan Wagub Jadi Penyebab Kisruh Anggaran 2020

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohammad Arifin mengatakan, kekosongan kursi Wagub sangat mengganggu kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Tribunnews.com
Logo PKS 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Usulan anggaran dalam draf Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 sedang menjadi sorotan.

Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta pun menganggap hal ini disebabkan oleh kekosongan kursi Wakil Gubernur (Wagub) sepeninggal Sandiaga Uno.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohammad Arifin mengatakan, kekosongan kursi Wagub sangat mengganggu kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Puncaknya, bisa kita lihat sekarang, penyusunan anggaran 2020 menjadi ramai," ucapnya, Sabtu (2/11/2019).

Dijelaskan Arifin, hal ini bisa terjadi lantaran Gubernur Anies Baswedan mencermati penyusunan anggaran seorang diri, tanpa bantuan wakilnya.

"Sudah saatnya pak Anies harus ada pendampingnya yang mengerti tentang postur anggaran, agar tidak terjadi lagi kesalahan dalam penyusunan" ujarnya.

Warga Cipinang Melayu Keluhkan Debu Imbas Pengerjaan Proyek Kereta Api Cepat

Banjir di Cipinang Melayu Akibat Pembangunan Kereta Api Cepat, Warga: Terakhir Kebanjiran Tahun 2007

Ia pun menyebut, peristiwa ini baru terjadi tahun ini setelah posisi Wagub lowong selama 16 bulan lamanya.

"Kejadian ini tidak ada tahun sebelumnya," kata Arifin.

Seperti diketahui, usulan anggaran 2020 Pemprov DKI saat ini banyak menjadi sorotan publik.

Pasalnya, ditemukan banyak kejanggalan dalam usulan anggaran yang ini sedang dibahas bersama anggota dewan ini.

Seperti anggaran influenser senilai Rp 5 miliar, anggaran lem aibon sebesar Rp 83,8 miliar, pengadaan bolpoin senilai Rp 123,8 miliar hingga anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang awalnya dianggarkan sekira Rp 26 miliar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved