UMK Kabupaten Tangerang 2020

FSBN Sebut Masih Ada Buruh di Kabupaten Tangerang Gajinya di Bawah UMK

Ketua Federasi Serikat Buruh Nusantara (FSBN) Kabupaten Tangerang sebut di wilayahnya masih ada buruh yang digaji di bawah upah minimum kabupaten UMK.

FSBN Sebut Masih Ada Buruh di Kabupaten Tangerang Gajinya di Bawah UMK
IST
Ilustrasi UMK 2020 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kisah buruh yang mendapat gaji di bawah upah minimum kabupaten/kota atau UMK masih ada di Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

Hal tersebut Ketua Federasi Serikat Buruh Nusantara (FSBN) Kabupaten Tangerang Pras.

Menurutnya persoalan buruh juga bukan hanya tentang gaji, melainkan juga hak lain seperti berserikat.

Kisah buruh digaji di bawah upah minimum kabupaten atau kota (UMK) dan dipecat karena berserikat masih ada di wilayahnya.

Saat ini, buruh sedang ramai menyuarakan aspirasi mereka terkait UMK yang sedang digodok di masing-masing kota dan kabupaten.

Momen tersebut juga mereka manfaatkan untuk berteriak tentang UMK yang banyak dilanggar perusahaan dan kebebasan berserikat.

UMK Tangerang 2020 Naik Jadi Rp 4,19 Juta, Apindo: Kalau Bisa Gak Naik Karena Sikon

BREAKING NEWS Iwan Bule Jadi Ketua Umum PSSI, 6 Kandidat Diusir dari KLB

"Sangat-sangat banyak pelanggaran upah khususnya di wilayah tangerang," terang Pras melalui aplikasi pesan singkat.

Terlebih tentang berserikat. Pras mengatakan serikat huruhsangat penting untuk proses edukasi hak-hak pekerja.

"Ya kalau ini bnyak kaitanya juga dengan-pihak pemerintah dengab instansi terkait dan tentang kebebasan berserikat," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved