Seekor Zebra Turut Hentikan Pengendara saat Operasi Zebra Jaya di Jalan Ahmad Yani Bekasi

Polres Metro Bekasi Kota menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 yang berlangsung di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Seekor Zebra Turut Hentikan Pengendara saat Operasi Zebra Jaya di Jalan Ahmad Yani Bekasi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Operasi Zebra Jaya 2019 di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Bekasi, Senin, (4/11/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 yang berlangsung di Jalan Jenderal Ahamd Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin, (4/11/2019).

Dalam kegaiatan operasi zebra kali ini, maskot zebra nampak menari-nari di pinggir jalan sebagai tanda tengah berlangsungnya kegaiatan satuan lalulintas tersebut.

Maskot ini juga nampak sesekali menyapa sejumlah pengedara yang melintas sambil ditemani personel kepolisian yang tengah melakukan operasi.

Kisah Lessi, Diusir Menantu Kini Menjadi Pemulung di Sekitar Jakarta Timur Hingga Bekasi

Ratusan pelanggar baik sepeda motor dan kendaraan roda empat nampak diberhentikan petugas kepolisian. Mereka langsung disapa sambil diminta menunjukkan kelengkapan berkendara terutama SIM dan STNK.

"Hari ini kita lakukan kegiatan Operasi Zebra 2019 untuk pelanggar lalulintas yang sudah berlangsung sejak 23 Oktober 2019 sampai berakhir besok 5 November 2019," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi kota, AKBP Ojo Ruslani.

Operasi Zebra kali ini berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, ada sedikitnya ratusan kendaraan diberhentikan petugas.

Ojo menerangkan, kehadiran maskot Zebra dalam operasinya kali ini adalah bagian dari upaya sosialisasi. Maskot Zebra merupakan ikon Operasi Zebra Jaya.

"Ya kita ini judulnyakan Operasi Zebra Jaya 2019 wilayah hukum Polda Metro Jaya salah satu ikonnya adalah lambang zebra, semua ada tergantung dari kreativitas masing2 saja," jelas dia.

Hasil PUBG Mobile PMCO SEA League Final, Bigetron RA Wakil Indonesia ke Prelims Global Final

Mayoritas pelanggar lalulintas yang dikenakan sanksi tilang kata Ojo, merupakan mereka yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM. Selain itu, sejumlah pelanggar juga kedapatan tidak mengenakan helm baik pengedara maupun pembonceng. (*)

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved