Tiara Paskibraka Meninggal Misterius, Sang Ayah Ungkap Kerap Kali Berpesan Begini ke Anak Tunggalnya
Kepergian Desak Putu Tiara (17) selama-lamanya menjadi duka yang mendalam bagi kerabat dan keluarga.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Muji Lestari
Di pertemuan itu, Sugiarta menceritakan Tiara meminta foto bersamanya.
"Terakhir dia minta foto bareng dengan saya. Saya dipeluk," ujarnya.
Di sekolah, Tiara merupakan pelajar berprestasi.
• PERBANDINGAN Harta Fahri Hamzah & Anis Matta, Bakal Jadi Pimpinan Partai Gelora, Dulu Politisi PKS
Ia menjadi tim inti bola basket putri SMA Negeri 3 Singaraja, dan pernah meraih juara tiga di tingkat provinsi.
Tak hanya gemar bermain basket, Tiara juga hobi bermain futsal dalam posisi sebagai penjaga gawang.
Pada tahun 2018 ia menjabat sebagai Bendahara Osis.
Terakhir Tiara terpilih mewakili sekolah untuk membawa baki saat penurunan bendera 17 Agustus 2019 di Taman Kota Singaraja.
• Dewi Tanjung Emosi Pertanyakan Mata Novel yang Rusak, Saor Siagian: Anda Tak Punya Sisi Kemanusiaan!
Kronologi Lengkap
Perempuan pembawa baki saat penurunan bendera 17 Agustus 2019 di Taman Kota Singaraja itu awalnya mengeluh demam dan sakit kepala.
Ayah Desak Putu Tiara, Dewa Gede Sugiarta menuturkan, pada hari Senin (28/10/2019), anak tunggalnya mengeluh tak enak badan kala berada di sekolah.
Desak Putu Tiara kemudian meminta izin pada guru untuk pulang ke rumah dan dijemput seorang anggota keluarga.
Dewa Gede Sugiarta mengira awalnya sakit yang dialami Desak Putu Tiara tak begitu parah.
Kendati demikian, suhu badan Tiara justru tak kunjung turun.
Pihak keluarga lantas membawa Tiara ke RSUD Buleleng untuk cek darah pada Jumat (1/11/2019).
Namun saat itu di RSUD Buleleng kondisi kamar inapnya penuh.