Partai Gelora

Banyak Kadernya Menyeberang ke Partai Gelora, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mengaku Tak Khawatir

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS Suhaimi kembali angkat bicara soal berdirinya Partai Gelora. Dia mengaku tidak masalah

Banyak Kadernya Menyeberang ke Partai Gelora, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mengaku Tak Khawatir
Instagram/@fahrihamzah via Kompas.com
Pendiri Partai Gelora, Fahri Hamzah (kiri), dan Anis Matta (kanan). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari PKS Suhaimi kembali angkat bicara soal berdirinya Partai Gelora.

Menurutnya, pembentukan partai tersebut merupakan hak setiap warga negara Indonesia.

"Setiap orang kan punya hak untuk berkelompok dan mendirikan partai hingga muncul Partai Gelora ini," ucapnya, Selasa (12/11/2019).

Terkait dengan banyaknya kader PKS yang menyeberang ke Partai Gelora, ia pun mengaku tak khawatir.

Pasalnya, keputusan tersebut merupakan hak individu setiap kader.

"Dari sisi hak itu hak masing-masing (kader) dan itu pilihan masing-masing. Kita membina dengan visi dan misi PKS, apakah sama. Tenth itu ada perbedaan," ujarnya di Balai Agung, Kompleks Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Untuk itu, Suhaimi menyebut, partainya tidak merasa tersaingi dengan berdirinya parpol yang digawangi oleh mantan petinggi PKS, seperti Anis Matta, Fahri Hamzah, Mahfudz Siddiq, Rofi Munawar, dan Achmad Rilyadi ini.

"Ahh enggak (merasa tersaingi)," kata Suhaimi.

Untuk diketahui, Partai Gelora sendiri berdiri pada 28 Oktober 2019 dan dicatatkan di notaris pada 4 November 2019.

Embrio pembentukan partai ini diawali dari munculnya organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi).

Fahri Hamzah, salah satu penggagas Partai Gelora mengatakan, pembentukan partai baru ini merupakan aspirasi dari para anggota Ormas Garbi yang ia inisiasi bersama mantan Presiden PKS Anis Matta.

Diterpa Dua Hari Hujan Lebat, 3 Ruang Kelas SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk

Mayoritas Pemohon SKCK di Polres Jakarta Barat Masih Urus Manual

William PSI Ungkap Alasan Bonggar Lem Aibon di Media Sosial, Singgung Soal Edukasi Masyarakat

Banyak anggota Ormas yang ingin membentuk Partai Politik sebagai saluran perjuangan.

"Itu sekali lagi aspirasi dari temen-temen setelah membuat Ormas, sebagian ingin membentuk parpol. Muncullah ide-ide, mudah-mudahan bulan Oktober akan kita konkret kan di lapangan," ucapnya pada September lalu.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved