Bom di Mapolrestabes Medan
Sebelum Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Ada Pengunjung Coba Selundupkan Sabu Dalam Nasi Bungkus
Pengunjung rumah tahanan Polrestabes Medan nyaris saja berhasil mengelabuhi petugas dengan memasukkan sabu di dalam nasi bungkus.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Suharno
Melalui WhatsApp dirinya menjelaskan benar ditemukan lima bungkus paket berwarna hitam yang diduga narkotika jenis sabu.
"Jadi kelima paket tersebut berada di dalam satu bungkus nasi yang di dalamnya ada kuah gulai usus lembu. Di dalam gulai itu kami temukan barang-barang tersebut," ujarnya, Selasa (5/11/2019).

Dari peristiwa tersebut polisi amankan dua orang yang diduga sebagai pelaku.
Adapun kedua pelaku yakni, Yopi (36) warga Jalan Balai Desa, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Sunggal.
Ardiana Hasibuan (34) warga Lingkungan VII, Jalan Balai Desa, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.
"Para pelaku yang sudah kami amankan, diserahkan kepada Satresnarkoba Polrestabes Medan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Polresta Medan, Sumatera Utara, diguncang bom, Rabu (13/11/2019) pagi.
Ledakan bom diduga merenggut satu korban jiwa, yang tergeletak di parkiran Polresta Medan.
Informasi yang dihimpun Tribunnews menyebutkan, pelaku diduga menggunakan jaket ojek online (ojol) dan masuk melalui pintu depan menuju Bag Ops.
Sesampai di sana pelaku meledakkan diri dan mengakibatkan korban luka.
Di antara yang menjadi korban luka disebutkan adalah Kasi Propam dan petugas piket.
Pelaku sendiri dinyatakan meninggal dunia dengan tubuh hancur akibat bom bunuh diri.
Saat ini sedang dilaksanakan pengamanan dan penyelidikan.
Menurut Polri, ledakan itu terjadi di sekitar kantin Polrestabes Medan.
"Ya betul," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo ketika dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019).