Driver Ojol Tewas di Rusun
Pembunuh Driver Ojol Penghuni Rusun Cakung Rencanakan Aksinya Saat Mabuk Minuman Keras
Melihat jendela belakang unit kamar Rieke terbuka, Jemi segera menyudahi mabuknya lalu mengambil sebilah pisau dapur dari tempat kerabatnya.
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Niat Jemi Oppier membunuh tetangganya, Rieke Andrianti (43) pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 03.00 WIB muncul saat dia sedang menenggak minuman keras bersama sejumlah temannya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan kala itu Jemi sedang nongkrong di taman Rusun Griya Tipar Cakung dekat tower tempat unit kamar sewaan Rieke.
"Dari tempat dia minum (mabuk) Intisari (jenis minuman) itu dia bisa melihat jendela kamar korban. Di situ niat pelaku membunuh korban muncul," kata Hery di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (14/11/2019).
Melihat jendela belakang unit kamar Rieke terbuka, Jemi segera menyudahi mabuknya lalu mengambil sebilah pisau dapur dari tempat kerabatnya.
Dia melewati lorong Rusun lantai 5 tempat Rieke tinggal sembari menyembunyikan pisau dalam di sela ketiak lalu masuk lewat jendela belakang.
"Awalnya dia mengecek dulu korbannya ada atau enggak. Pas dicek ada, dia masuk lewat jendela belakang. Karena di dekat kamar korban ada CCTV, jadi dia memutar," ujarnya.
Hery menuturkan Jemi bisa masuk lewat jendela belakang karena terdapat sisa beton yang lebarnya bisa dilewati seseorang.
Mendapati korban dalam keadaan tidur, Jemi langsung menikam perempuan yang berprofesi sebagai pegawai satu perusahaan travel umrah dan driver ojek online itu.
"Saya belum dapat laporan resmi hasil visum dan autopsinya, jadi belum bisa kasi keterangan berapa luka tusuk dan penyebab kematian korban," tuturnya.
Usai menghabisi nyawa Rieke, Jemi lantas mencuci celananya yang terkena cipratan darah lalu kabur dengan cara yang sama saat masuk.
Bercak darah Rieke yang tertinggal di tubuh Jemi menempel dekat balkon lantai 5 yang saat olah TKP ditemukan tim identifikasi Polres Metro Jakarta Timur.
"Ember di kamar mandi kamar korban itu penuh darah, karena pelaku mencuci celana yang terkena darah. Pisau yang digunakan membunuh korban dibuang dekat saluran air Rusun," lanjut Hery.
• Sempat Diamankan, 17 Juru Parkir Liar di Kebon Jeruk Kini Sudah Menjadi Jukir Resmi
• BPTJ: 2.000 Unit Angkutan Umum Bertenaga Listrik Siap Dioperasikan pada 2020
Jemi diringkus tim gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polsek Cakung pada Sabtu (9/11/2019) sekira pukul 14.00 WIB.
Hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan penyidik Polres Metro Jakarta Timur, Jemi tega membunuh Rieke karena sakit hati kerap diejek hitam dan jelek.