Kisah Kakek Takim, Usia 80 Tahun Jadi Kuli Angkut Kayu di Kota Tua: Lelah Tapi Hanya Bisa Kerja Ini

Di atas jembatan, Takim (80) tengah melepas lelah. Ia berjongkok di samping gerobaknya meski sinar mentari menyengat kulitnya.

Kisah Kakek Takim, Usia 80 Tahun Jadi Kuli Angkut Kayu di Kota Tua: Lelah Tapi Hanya Bisa Kerja Ini
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Takim, kuli angkut kayu saat ditemui di atas Jembatan Batu, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN SARI - Di atas jembatan, Takim (80) tengah melepas lelah.

Ia berjongkok di samping gerobaknya meski sinar mentari menyengat kulitnya.

Saat itu, Takim tengah menarik gerobak kayu sebagai kuli angkut.

Takim, kuli angkut kayu saat ditemui di atas Jembatan Batu, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (20/11/2019).
Takim, kuli angkut kayu saat ditemui di atas Jembatan Batu, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (20/11/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Di tengah jalan ia berhenti, lantaran fisiknya sudah tak sekuat dulu.

"Ini lagi istirahat di sini sebentar," ungkapnya singkat.

Beralaskan sandal jepit, Takim menarik tumpukan-tumpukan balok kayu untuk dibawa ke gudang di sekitar kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat.

Kelelahan tak jarang dirasakannya kala menarik gerobak berisi tumpukan balok kayu itu.

Takim menarik gerobak berisi tumpukan balok panjang itu setiap hari.

Ia mengaku sudah 30 tahun bekerja sebagai kuli angkut barang di sekitar kawasan Mangga Dua itu.

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved