Permahi Heran Lokasi Kecelakaan Truk di Tangerang Selatan Tidak Masuk Draft Revisi Perwal

Permahi turut rembuk pada rapat lintas sektoral dalam rangka membahas revisi Perwal itu.

Permahi Heran Lokasi Kecelakaan Truk di Tangerang Selatan Tidak Masuk Draft Revisi Perwal
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Rapat lintas sektoral membahas revisi Perwal nomor 3 tahin 2012 di kantor Pemkot Tangsel, JalanMaruga, Ciputat, Selasa (19/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Ketua Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Tangerang, Athari Farhani, heran, Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, tidak masuk draft revisi Peraturan Wali Kota (Perwal) Tangerang Selatan (Tangsel) nomor 3 tahun 2012 tentang pembatasan jam operasional truk bertonase besar.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, jalam tersebut merupakan lokasi kecelakan yang menewaskan mahasiswa UIN Jakarta, Niswatul Umma (18), karena terlindas truk pada Senin (14/10/2019) lalu.

Permahi turut rembuk pada rapat lintas sektoral dalam rangka membahas revisi Perwal itu.

Pada rapat tersebut, 56 ruas jalan diajukan agar menerapkan pembatasan jam operasional truk.

"Kami merasa itu belum cukup. Graha Raya sudah masuk, tapi Graha Raya Bintaro belum masuk juga. Adapun yang masuk Boulevard Bintaro. Saya enggak tahu apakah Graha Raya Binyaro dan Boulevard Bintaro adalah satu kesatuan," ujar Athariz selepas rapat di kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (19/11/2019).

Athari juga menyayangkan tidak hadirnya pihak pengembang Bintaro Jaya pada rapat itu.

"Kami juga menyayangkan ya, kenapa dari pihak Bintaro tidak hadir," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran pihak Bintaro Jaya justru menjadi penting, menyusul kecelakaan yang menjadi pemantik revisi Perwal itu berada di kawasannya.

Istri Ilija Spasojevic Sempat Dirawat Intensif di RS Siloam, Ini Penuturan Orang Dekat

Kantor Katadata Dibobol Maling, Polisi Periksa Karyawan dan Sekuriti Rukan Senayan

Ramai Soal Wacana Sertifikat Perkawinan 2020, Ini Isi Materi Bimbingan Pernikahan untuk Catin

"Justru wacana ini berkembang kan karena pasca tragedi kecelakaan di wilayah tersebut. Memang seharusnya pihak bersangkutan juga hadir," ujarnya.

Ia berharap, pada pertemuan selanjutnya, instansi terkait bisa hadir agar pembahasan bisa rampung.

"Kami harap sih. Semua pihak terlibat agar clear lah, ini kan buat warga Tangsel juga," harapnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved