DPRD DKI Jakarta Wacanakan Pembentukan Pansus Usut Tuntas Oknum Satpol PP yang Bobol Bank DKI

Kasus pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) oleh oknum Satpol PP yang disebut merugikan Bank DKI hingga Rp 32 miliar menjadi sorotan publik.

DPRD DKI Jakarta Wacanakan Pembentukan Pansus Usut Tuntas Oknum Satpol PP yang Bobol Bank DKI
Tribunnews
Ilustrasi ATM. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kasus pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) oleh oknum Satpol PP yang disebut merugikan Bank DKI hingga Rp 32 miliar menjadi sorotan publik.

Anggota dewan pun mulai mewacanakan pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk mengusut tuntas kasus yang merugikan bank berpelat merah itu.

Hal ini pertama kali dikemukakan oleh anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Purwanto.

Ia menyebut, pansus ini nantinya juga akan bekerja untuk menginvestigasi sistem perbankan di Bank DKI.

"Saya akan usulkan agar DPRD membentuk pansus untuk menyelidiki permasalahan di Bank DKI," ucapnya, Kamis (21/11/2019).

"Pansus ini akan bekerja untuk menginvestigasi permasalahan sebenarnya, bukan hanya pembobolan, tapi fokus pada sistem perbankan mereka," tambahnya menjelaskan.

Daftar 20 Pemain Timnas U-23 Indonesia dan Jadwal SEA Games 2019, Hadapi Thailand di Laga Perdana

Ia menilai, kehadiran pansus ini mampu membantu evaluasi yang dilakukan oleh Bank DKI.

Pasalnya, bobolnya Bank DKI hingga mengalami kerugian Rp 32 miliar disebebkan oleh adanya kesalahan sistem dan manajemen.

Selain itu, pembentukan pansus ini juga dilalukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Bank DKI.

"Ini soal kepercayaan publik, ini kan lembaga keuangan yang harusnya dijamin keamanan dari nasabahnya. Kalau sampai bobol berarti ada yang harus diperbaiki," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dalam dunia perbankan, dijelaskan Purwanto, kepercayaan publik merupakan kunci utama perkembangan suatu lembaga keuangan.

"Urgensi bisnisnya ini soal trust (kepercayaan). Memang kalau sudah kehilangan kepercayaan, dia selesai," kata Purwanto.

4 Tim Besar Ramaikan U-20 International Cup 2019, Sederet Pemain Kelas Dunia Datang ke Indonesia

Meski demikian, ia menyebut, wacana ini masih merupakan usulan pribadi pihaknya. Kedepan, Purwanto mengaku akan mengajukan usulan ini ke Komis B DPRD DKI yang membidangi masalah perekonomian.

"Nanti teman-teman dewan yang lain di Komisi B yang akan memanggil (pihak Bank DKI) atau merekomendasikan pembentukan pansus," tuturnya. (*)

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved