Kisah Muchtar, di Usia Senja Jadi Pengamen Karaoke Keliling: Kejar Setoran hingga Pernah Dipalak

Sebelum menjadi pengamen karaoke keliling, Muchtar merupakan seorang juru parkir di kawasan Jalan Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Sosok, Muchtar (69) pengamen karaoke keliling di Tanjung Barat pada Kamis (21/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA- Malam kian larut, saatnya sebagian besar orang pulang menuju peraduan.

Namun, tidak bagi Muchtar (69). Di malam hari, ia justru masih menyambung hidup demi keluarganya sebagai pengamen keliling membelah jalanan Ibu Kota.

Muchtar berjalan perlahan di tepi jalan raya seraya menggoyang-goyangkan kantong bekas permen berisi uang lembar maupun recehan.

Sembari berjalan, alunan musik dari pengeras suara yang diselempangkan Muchtar terus menggema, beradu dengan deru mesin kendaraan yang melaju di aspal jalan.

Kala tiba di warung rokok, tangannya menyodorkan ke penjaga warung.

Penjaga warung melambaikan tangan tanda tak ada uang untuk memberi kepada Muchtar.

Begitu berjalan kaki ke depan warteg yang berada di sebelah warung rokok, Muchtar melakukan hal yang sama.

Namun, perlakuan serupa seperti pemilik warung rokok kembali didapatkannya kala mengharapkan derma.

Muchtar mengakui usianya sudah kian senja.

Meski begitu, ia masih ingin bekerja.

Kelima anaknya telah melarang untuk mengamen mencari rezeki akan tetapi Muchtar tak menghiraukan.

"Kalau di rumah sendiri saya enggak betah. Kan juga anak saya yang paling kecil duduk di bangku SMA kadang memerlukan biaya," ungkapnya dengan suara lirih kepada TribunJakarta.com pada Kamis (21/11/2019).

Kakek yang tinggal di bilangan Depok itu sudah memiliki delapan cucu.

Mengidap Penyakit Paru-Paru

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved