Jelang Pilkades: Polisi Minta Warga Laporkan Langsung Indikasi Kerusuhan

Akbar mengimbau agar masyarakat tidak terpecah belah walaupun berbeda pilihan dalam acara pesta Demokrasi tingkat desa.

Jelang Pilkades: Polisi Minta Warga Laporkan Langsung Indikasi Kerusuhan
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kapolsek Cisoka, AKP Akbar Baskoro saat mengimbau warganya soal pengamanan Pilkades Kabupaten Tangerang 2019 di Masjid Widad Al-Husein, Sabtu (23/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CISOKA - Kapolsek Cisoka, AKP Akbar Baskoro melaksanakan salat berjamaah bersama dalam rangka sosialisasi damai jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 di Kabupaten Tangerang.

Akbar meminta masyarakat untuk berperan aktif, dengan cara segera melaporkan bilamana ada sesuatu yang mengganggu kemanan dan kenyamanan di tengah-tengah masyarakat.

"Mari kita bersama-sama saling menjaga lingkungan disekitar kita, dan jangan lupa laporkan jika ada informasi atau menemukan adanya penjualan miras, narkoba dan lainny kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Cisoka," ujar Akbar di Cisoka, Sabtu (23/11/2019).

Pilkades Kabupaten Tangerang Rawan Perjudian, Polisi Bentuk Tim Khusus

Akbar mengimbau agar masyarakat tidak terpecah belah walaupun berbeda pilihan dalam acara pesta Demokrasi tingkat desa.

Dia juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pengurus Masjid Widad Al-Husein, karena sudah diberikan kesempatan untuk hadir.

Tak ketinggalan, juga memberikan nomor telepon pribadinya kepada masyarakat apa bila terjadi indikasi kerusuhan jelan Pilkades 2019.

"Terimakasih kepada pengurus masjid, karena telah diberikan kesempatan untuk hadir, untuk perkenalan sebagai Kapolsek Cisoka kepada para Jemaah, tadi kami juga berikan nomer hp kepada masyarakat. Pilkades sebentar lagi, mari kita ciptakan Pilkades yang aman dan nyaman, jangan sampai terpecah walau berbeda pilihan, " imbau Akbar.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cisoka KH Juhri meminta para orang tua harus ekstra dalam mengawasi anak-anaknya.

Agar tidak terkontaminasi dengan pergaulan yang merusak generasi, seperti LGBT, Miras, dan Narkoba.

"Kepada seluruh orang tua, perangkat desa, RT/RW agar melakukan pengawasan ekstra kepada keluarga dan anak-anaknya. Jangan sampai keluarga kita menjadi korban Miras, Narkoba dan LGBT, karena itu perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT, " ujar Juhri.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved