Persija Jakarta
Persija Jakarta Sindir Penalti, Arema FC Membalas: Edson Tavares Terlalu Tua Butuh Kacamata Baru
Aksi saling sindir setelah laga panas Arema FC Vs Persija Jakarta terjadi. Penalti kontroversial disorot
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
"Memang hasil imbang, tapi dari segi permainan kami sudah konsisten dan terus meningkat," ucap Edson Tavares.
"Padahal hari ini ada beberapa perubahan komposisi pemain," tutup pelatih berusia 64 tahun itu.
Edson Beberkan Kesalahan Wasit
Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares menyoroti kesalahan-kesalahan wasit Ikhsan Prasetya Jati pada laga kontra tuan rumah Arema FC.
Ikhsan Prasetya Jati disebut Edson Tavares banyak melakukan keputusan yang merugikan timnya kala dijamu Arema FC.
Hadiah penalti kepada Arema jadi perbincangan kontroversial lantaran wasit menyatakan Ryuji Utomo melakukan handsball.
Kenyataannya bola tak mengenai tangan Ryuji Utomo, itu pun kejadiannya di luar kotak penalti.
Persija dijamu Arema pada pekan ke-28 Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (23/11/2019).
Laga itu berakhir imbang 1-1 lewat gol Marko Simic dan penalti telat Makan Konate jelang pertandingan berakhir.
Di luar hal itu, Edson Tavares menilai ada banyak kejanggalan lainnya dari keputusan sang pengadil lapangan.
"Saya sangat kecewa dengan wasit karena kami melawan 12 pemain. Bukan 11 lawan 11," kata Edson Tavares seusai laga.
"Kami dapat kartu kuning yang semestinya tidak kartu kuning, dihukum penalti, dan itu juga bukan penalti," ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Brasil juga menyoroti selesainya laga lewat dari lima menit pada saat injury time.
Dia menilai ada upaya untuk menguntungkan Arema dengan memperpanjang jalannya pertandingan.
"Laga berhenti menit 51 (maksudnya 90+6'), ketika Arema menyerang laga belum berhenti," tuturnya mengeluh.