Persija Jakarta
Persija Jakarta Sindir Penalti, Arema FC Membalas: Edson Tavares Terlalu Tua Butuh Kacamata Baru
Aksi saling sindir setelah laga panas Arema FC Vs Persija Jakarta terjadi. Penalti kontroversial disorot
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
"Ketika kiper (Shahar Ginanjar) ambil bola dan passing ke Riko (Simanjuntak) laga selesai. Ini tidak bagus. Kalian harus bicara tentang wasit bukan pemain saja," ucapnya.
Bek Senior Tony Sucipto Ikut Bersuara

Bek kiri senior Persija Jakarta, Tony Sucipto, menyayangkan performa wasit yang memimpin pertandingan di laga melawan Arema FC.
Menurut Tony, wasit Iksan Prasetya yang memimpin laga Persija kontra Arema FC banyak melakukan kesalahan dan merugikan timnya.
Menghadapi Arema FC, pemain 33 tahun ini menilai Persija mampu memberikan perlawanan terbaik selama 90 menit pertandingan.
Namun, performa tersebut hilang akibat kepemimpinan wasit di lapangan.
"Pertandingan tadi menurut saya kami bisa menguasai jalannya pertandingan," ujar Tony Sucipto dikutip BolaSport.com dari TribunJakarta.com.
"Dan lagi, pasti kalian tahu kepemimpinan wasit di laga tadi bagaimana setelah kami bisa mencetak gol dan menguasai pertandingan," ujarnya saat jumpa pers setelah pertandingan, Sabtu (23/11/2019).
Tony menilai, salah satu kesalahan besar yang dilakukan sang wasit adalah memberikan penalti kepada Arema FC.
"Mereka akhirnya dapat penalti yang seharusnya tidak terjadi," kata Tony Sucipto.
"Semuanya juga sudah lihat video replay-nya, bola tidak mengenai tangan Ryuji Utomo."
"Keputusan wasit itu jelas sangat merugikan kami," tuturnya menjelaskan.
Balasan Arema FC
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menyarankan pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares untuk mengganti kacamatanya.
Itu setelah Milomir Seslija geram dengan pernyataan Edson Tavares yang menilai hasil imbang laga Arema FC Vs Persija Jakarta karena ada campur tangan wasit.