Petugas SDA Temukan 5 Karung Berisi Lumpur di Jalan Panglima Polim, Diduga Jadi Penyebab Genangan

Penemuan itu terjadi saat petugas melakukan pengecekan gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019).

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Petugas Sudin SDA Jaksel mengangkut karung berisi lumpur di gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan menemukan berisi lumpur di bawah saluran air.

Penemuan itu terjadi saat petugas melakukan pengecekan gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019).

Pantauan TribunJakarta.com, terdapat lima karung berisi lumpur yang diangkut petugas Sudin SDA Jakarta Selatan.

Petugas Sudin SDA Jaksel mengangkut karung berisi lumpur di gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019).
Petugas Sudin SDA Jaksel mengangkut karung berisi lumpur di gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

"Itu yang bikin ada genangan air ketika turun hujan," ujar seorang petugas SDA, Nandi, saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, sebelum penemuan tersebut, timnya mendapati saluran air yang tersumbat hingga terjadi genangan.

Ia menduga karung-karung berisikan lumpur itu merupakan material bekas pembangunan proyek di kawasan tersebut.

"Kayaknya sudah lama sekali karungnya ada di dalam sana," kata Nandi.

Saat ini, petugas Sudin SDA Jakarta Selatan masih melakukan pencarian karung berisi lumpur lainnya di dalam gorong-gorong.

Perjuangan petugas berjibaku cegah banjir di ibu kota

Petugas Sudin SDA Jakarta Selatan saat membersihkan gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019).
Petugas Sudin SDA Jakarta Selatan saat membersihkan gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)

Panas, pengap, dan sulit bernapas hampir setiap harinya dirasakan Nandi (36), seorang petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan.

Kondisi itu ia rasakan setiap kali membersihkan gorong-gorong atau saluran air.

Petugas Sudin SDA Jakarta Selatan saat membersihkan gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019).
Petugas Sudin SDA Jakarta Selatan saat membersihkan gorong-gorong di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Selasa (26/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)

Kedalaman gorong-gorong bervariasi, mulai dari dua meter sampai enam meter.

"Di dalam itu, panas, pengap, gelap. Ya sebisa kita saja mengatur napas, supaya nggak kekurangan oksigen," kata Nandi saat ditemui di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).

Tak cuma sekadar masuk ke dalam gorong-gorong, Nandi juga harus membawa perkakas seperti cangkul dan linggis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved