Reuni 212
Mirza Sani Menghilang Setelah Pamit Reuni 212: Sosok Pemalu dan Terpisah Saat Konvoi
Sudah 3 hari berselang, pihak keluarga belum terima kabar penemuan Mirza Sani (57). Ia menghilang setelah pamit ikut Reuni 212.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
"Bapak sama Ibu enggak ada masalah apa-apa. Sama saya pun baik-baik aja. Tapi memang belum kembali sejak pamit mau ke reuni 212 itu aja," jelasnya.
Selain itu, sikap sang ayah juga tampak seperti biasanya.
Tak ada rutinitas dari ayahnya yang mencurigakan ataupun aneh menjelang meninggalkan rumah.
"Kalau dia kan memang biasa ikut reunu 212, tapi memang naik angkutan umum. Ini aja baru naik motor dan memang bapak enggak biasa bawa ke jalan besar begitu. Jadi pihak keluarga juga enggak ada feeling apa-apa," lanjutnya.
Sosok Pemalu
Kendati belum ditemukan, Rizki tetap berkeyakinan jika sang ayah masih hidup.
Pasalnya, ia tahu betul jika Mirza merupakan orang yang kuat.
Hanya saja, Mirza bukan tipikal orang yang langsung meminta bantuan ke orang lain.
Dijelaskan Rizki, ayahnya tipikal orang yang gigih dan enggan menyusahkan orang lain.
"Dia itu tipenya pemalu juga. Jadi kalau dia masih bisa usaha sendiri ya enggak bakalan dia minta bantuan orang lain," ungkapnya.
Selain itu, hal lain yang membuat Rizki yakin ayahnya akan kembali ialah masalah kesehatan Mirza yang masih baik.
"Bapak saya masih sehat dan enggak pikun. Saya justru berpikir kalau dia bingung jalan aja, karena jalanan Jakarta kan luas. Jadi entah dia masuk di gang mana dan tipe pemalu jadi belum sampai rumah aja," jelasnya.
Tak Bawa Handphone

Usai ayahnya tak kunjung kembali ke rumah, Rizki segera mengecek apa saja yang di bawa oleh Mirza.
Saat pergi, rupanya Mirza meninggalkan handphonenya di rumah.