Dukung Langkah Erick Thohir Pecat Dirut Garuda Indonesia, Jokowi Tegas: Jangan Main-main!
Presiden Jokowi tampaknya mendukung keputusan pemecatan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, yang diambil oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
Erick pun memaparkan, Ari Ashkara telah melakukan instruksi untuk mencari motor Harley Davidson klasik tahun 1972 sejak tahun 2018.
Selain itu, yang bersangkutan juga telah melakukan transfer dana ke rekening pribadi finance manager Garuda Indonesia berinisial IJ di Amsterdam.
• Pilih Jadi Pemulung, Mantan ART Nike Ardilla Ungkap Alasannya Tak Mau Bekerja Dengan Artis Lain
Dilansir TribunJakarta dari Kompas.com, Erick Thohir mengatakan peristiwa ini merupakan hal yang menyedihkan bagi negara, terutama untuk Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
"Ini menyedihkan. Ini proses menyeluruh di BUMN bukan individu, tapi menyeluruh. Ini Ibu (Sri Mulyani) pasti sangat sedih," ujar dia.
Erick Thohir Minta Oknum Pejabat yang Terlibat Segera Mundur
Erick Thohir meminta oknum pejabat yang terlibat penyelundupan suku cadang Harley Davidson dalam pesawat Airbus A330-900 yang baru saja dibeli Garuda Indonesia mundur sesegera mungkin.
"Sesegera mungkin (mundur). Kalau bisa hari ini, ya hari ini," kata Erick.
Jika tidak mundur, Erick sendiri yang akan mencopot oknum pejabat itu.
• Susi Pudjiastuti Ramai Disebut Akan Jadi Bos BUMN, Jawaban Erick Thohir Sukses Buat Najwa Tertawa
Terlebih lagi, saat ini bukti keterlibatan aktivitas ilegal dengan pejabat yang dimaksud sudah cukup kuat.
Oleh sebab itu, sebelum Erick yang mencopot langsung, lebih baik oknum pejabat itu yang mundur dari jabatannya.
"Saya rasa bahwa proses praduga tidak bersalah tetap ada. Tapi kalau kita lihat sekarang, bukti-buktinya luar biasa," kata dia.
• Sempat Hilang 3 Hari & Tersasar Hingga Karawang, Mirza Sani Mengaku Tak Kapok Ikut Reuni 212
Kini, Ercik masih menunggu koordinasi dari pihak Bea dan Cukai selaku pihak yang menemukan barang-barang selundupan tersebut.
Apabila koordinasi dirinya dengan Bea dan Cukai selesai, sedangkan pejabat itu belum juga mundur, Erick berjanji akan mengeluarkan keputusan tegas.
"Niat saya sebenarnya tidak seperti itu (mencopot semua pejabat). Tetapi dengan pihak kalau ada oknum atau figur yang di BUMN ternyata seperti kontroversi dalam arti menyalahgunakan hal-hal seperti ini, ya teman-teman wartawan lebih mengerti jawabannya," kata dia.
Di Bawa Oleh Karyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/presiden-jokowi-menggelar-jumpa-pers-bersama-mahfud-md.jpg)