Sisi Lain Metropolitan

Cerita Wanita Pemain Kuda Lumping Alami Hal Aneh: Makan Ayam Hidup-hidup Hingga Kerasukan Siluman

Ainur Langit Tian (19) mengungkapkan sederet hal aneh yang dialaminya semenjak menjadi pemain kuda lumping keliling. Seperti makan ayam hidup-hidup.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Y Gustaman
Cerita Wanita Pemain Kuda Lumping Alami Hal Aneh: Makan Ayam Hidup-hidup Hingga Kerasukan Siluman - nur-pemain-kuda-lumping.jpg
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Syifa, pemain kuda lumping keliling, sedang beratraksi menyemburkan bensin ke api saat ditemui di di Pinang Ranti, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2019).
Cerita Wanita Pemain Kuda Lumping Alami Hal Aneh: Makan Ayam Hidup-hidup Hingga Kerasukan Siluman - pemain-kuda-lumping-nur.jpg
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Syifa, pemain kuda lumping keliling, sedang siap-siap untuk memperlihatkan atraksi menyemburkan bensin ke api saat ditemui di di Pinang Ranti, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2019).
Cerita Wanita Pemain Kuda Lumping Alami Hal Aneh: Makan Ayam Hidup-hidup Hingga Kerasukan Siluman - nur-dan-syifa-pemain-kuda-lumping-keliling.jpg
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Syifa dan Nur (kaus hitam) pemain kuda lumping keliling saat ditemui di di Pinang Ranti, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2019).
Cerita Wanita Pemain Kuda Lumping Alami Hal Aneh: Makan Ayam Hidup-hidup Hingga Kerasukan Siluman - nur-dan-syifa-adalah-pemain-kuda-lumping-keliling.jpg
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Syifa dan Nur (kaus hitam) pemain kuda lumping keliling saat ditemui di di Pinang Ranti, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2019).

"Alhamdulilah warga di sana akhirnya mengerti," katanya.

Hampir memakan kucing

Selain memakan ayam hidup-hidup, kejadian serupa berlanjut di tahun berikutnya.

Tepat pada 2018, Nur melintas di kawasan Pasar Induk, Kranat Jati, Jakarta Timur.

"Di tahun berikutnya hampir terulang lagi saat melintas dan melihat kucing," katanya.

Melihat kucing yang berjalan perlahan, Nur menceritakan sangat ingin menyantapnya.

Giginya yang mulai beradu menandakan jika satu di antara sosok siluman sudah menguasai tubuhnya.

Dalam keadaan setengah sadar, Nur mencoba melawan sosok siluman tersebut.

Apalah daya, kucing tersebut sudah dalam genggaman Nur dan dalam posisi direntangkan.

Sekuat tenaga, ia pun kembali berupaya melawan.

"Saya enggak pengin makan hewan itu. Akhirnya berhasil saya lawan dan kucing saya lepasin."

"Padahal kucing sudah saya bentangkan dan siap digigit," ungkapnya.

Beruntungnya, hingga di penghujung tahun ini, Nur mengatakan tak mengalami kejadian seperti dua tahun lalu.

Saat menari, ia mulai mengontrol agar sosok siluman tersebut tak lagi masuk dalam tubuhnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved