Ainan Fatimatuzahro Mahasiswa Unsika Tewas Usai Terjebak di Gua Lele, Terkuak Begini Kesehariannya
Ainan Fatimatuzahro bersama dua rekannya tewas di dalam Gua Lele saat bencana air bah melanda.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Rupanya Ainan Fatimatuzahro dikenal sebagai anak berperangai baik, sopan dan ramah.
• Bacaan Doa Ketika Turun Hujan Deras Lengkap dengan Artinya
Yahya mengaku kaget jika warganya turut jadi korban di insiden Gua Lele di Karawang.
"Kalau di rumah ya biasa, bantu orangtua," aku Yahya.
Kronologi
Tiga mahasiswa pencinta alam (mapala) Universitas Singaperbangsa Karawang ( Unsika) tewas setelah terjebak di Goa Lele, Kampung Tanah Bereum, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden Ridwansyah, mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
• PROFIL Lengkap Zulkifli Zaini Jadi Dirut PLN, Dinobatkan The Best CEO & Punya Kekayaan Rp 44,90 M
Berbekal laporan itu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi tiga mahasiswa anggota Mapala Unsika yang sedang melaksanakan pendidikan lanjutan organisasi di Gua Lele.

"Di tengah kegiatan, pukul 13.00 WIB hujan deras mengguyur lokasi dan mengakibatkan tersisa tiga orang terjebak di Goa Lele," kata Deden.
Diketahui, sejumlah anggota Mapala Unsika terjebak di Goa Lele pada Minggu (22/12/2019).
Mereka yang terjebak yakni Erisa Rifana, Arif Rindu Arrafah, Ainan Fatmatuzzaroh, Dimas Rizki Kurniawan, Hipni Zuhaepi, dan M Ihsan Nurrahman, serta satu anggota rescue Mapala Unsika Evo Rahmat Yulistiadi.
Tiga di antaranya pingsan dan kemudian meninggal.
• 2 Kali Jadi Wali Kota Surabaya, Terkuak Rahasia Keberanian Tri Rismaharini, Tina Toon: Luar Biasa!
Jenazah Erisa Rifan (20) dievakuasi Tim SAR Gabungan pukul 04.25 WIB, Alief Rindu (19) sekira pukul 05.30 WIB, dan Ainan Fatimatuzahro (19) pada pukul 06.00 WIB.
"Ketiganya meninggal dunia," ujar Deden Ridwansyah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/12/2019).

Sebelum susur Goa Lele, rombongan tersebut mengeksplor Goa Dayeuh.
Minggu siang saat di Goa Lele, 15 orang rombongan itu terpecah menjadi dua tim.
Enam mahasiswa standby di camp yang terletak 20 meter dari mulut goa , tiga orang berjaga di bawah mulut goa, dan lima orang turun ke dalam goa.