Candaan Terakhir Korban Bus Sriwijaya Hendak ke Pernikahan Keponakan, Sang Kakak: Masih Tak Percaya!
Kakak Imron, Masturoh itu hendak menggelar pernikahan anaknya, Melisa pada Rabu esok (25/12).
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Saat itu Imron juga meminta di jemput di kawasan Timbangan Indralaya di Selasa pagi hari (24/12).
Kendati demikian, usai perbincangan tersebut Masturoh dan keluarga tak mendapatkan kabar Imron lagi.
• Syahnaz Lupa Bayar Makan, Raffi Ahmad Sampai Didatangi Karyawan Restoran Mewah saat Syuting
Hingga pukul 10.00 WIB, keluarga Masturoh baru mendapatkan kabar duka dari Imron.
Mengetahui Imron tewas menjadi korban bus Sriwijaya, Masturoh tampak tak percaya.
"Jujur masih tak percaya, enggak tau kenapa. Saya masih tak percaya kalau dia meninggal," jelas Masturoh.
• Ainan Fatimatuzahro Mahasiswa Unsika Tewas Usai Terjebak di Gua Lele, Terkuak Begini Kesehariannya
Kronologi
Mobil Bus Sriwijaya yang mengangkut puluhan penumpang itu hilang kendali sehingga masuk ke dalam jurang di Tikungan Lematang Indah Desa Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.
Insiden kecelakaan maut Bus Swiwijaya masuk jurang ini terjadi pada hari Senin (23/12/2019) malam sekira pukul 23.00 WIB.
Bus Sriwijaya Jenis Mitsubishi Fuso dengan Plat No Polisi BD 7031 AU dikendarai oleh sopir atas nama Very.
Diduga, mobil bus tersebut hilang kendali hingga puluhan penumpang menjadi korban.
Hingga hari ini Selasa (24/12/2019), petugas masih mengevakuasi sejumlah penumpang yang di duga masih berada di dalam badan bus.
Korban tewas sementara berjumlah 26 orang.
Sementara itu, sejumlah penumpang lainnya dikabarkan masih hilang dan proses pencarian oleh petugas.
Menurut polisi, sebagian badan bus tertutup aliran air sungai.

Sehingga petugas yang melakukan evakuasi harus menyelam saat akan mengambil korban.