Banjir di Tangerang Selatan
Harga Ribuan Gamis dan Kerudung yang Terendam Banjir di Pondok Aren Mencapai Rp 515 Juta
Rendi rela mencuci dan menjemur dagangannya hingga menunggui sampai malam hari, lantaran nilai rupiah yang tidak sedikit.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Usaha konveksi partai besar itu merupakan usaha kakeknya yang kini diteruskan Rendi.
Rendi mengatakan, saat banjir melanda pada Rabu (1/1/2020), ribuan pieces pakaian jenis gamis dan aneka kerudung itu sedang berada di gudang.
Ia sudah mengantisipasi banjir dengan meletakkannya di tempat tinggi, namun ketinggian air di luar dugaan.
• Predator Anak Asal Pademangan Kerap Cabuli Korbannya di Rumah Kosong
• BB Selaku Pemilik Gedung Membeli Bangunan yang Kemarin Ambruk Melalui Proses Lelang Tahun 1997
"Ternyata airnya tinggi. Di dalam rumah itu sepinggang, kalau di luar sudah segini," ujarnya sambil menunjuk dada menunjukkan ketinggian air.
Rendi bersama pegawainya mencuci ribuan pakaian dan kerudung itu agar bisa dijual.
"Waktu kerendem kan semuanya sudah diplastikan, jadi enggak noda, cuma basah saja. Saya cuci dikucek," ujarnya.
Selepas dicuci, ribuan pakaian dan kerudung itu dijemur di depan rumah yang dijadikan gudang itu.
Karena cuaca yang masih sering turun hujan, Rendi sampai membuat jemuran berupa tenda dengan atap plastik agar sinar matahari bisa masuk.
"Ini ya biar mataharinya masuk, habisnya masih hujan terus," ujarnya.