Gado-gado Bon Bin Legendaris Cikini: Bumbu Rahasia Ditawar Puluhan Juta dan Jadi Langganan Gus Dur

Berdiri sejak tahun 1960, Gado-gado Bon Bin hingga kini tak kehilangan hati para pelanggannya. Satu diantaranya Gus Dur dan Tjahjo Kumolo

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Gado gado Bon Bin sejak tahun 1960 

Hadi mengatakan gado-gadonya menjadi langganan sejumlah pejabat, salah satunya mendiang Presiden ke-4 RI, Gus Dur.

Ketika menyambangi tempatnya, Gus Dur saat itu belum menjabat sebagai Presiden.

Kala itu, kenang Hadi, Gus Dur masih menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

"Saya enggak pernah ngobrol langsung, tapi pernah ke sini Gus Dur. Pakai sepatu sendal ke sini. Pernah beberapa kali," kenangnya.

Gus Dur juga suka memesan gado-gadonya melalui ajudannya.

"Saya tanya ke orang suruhannya,"buat siapa mas?" Buat Gus Dur katanya. Baru keluar dari rumah sakit saat itu karena kadar gulanya tinggi udah minta gado-gado," bebernya seraya tertawa.

Selain Gus Dur, beberapa pejabat suka makan di sana.

Salah satunya, Tjahjo Kumolo yang menjadi langganan sebelum menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia hingga kini.

"Ada banyak juga tapi saya enggak hafal, karena kan suka pesan bungkus nyuruh orang," ungkapnya.

Mencicip Gado-Gado Bon Bin Legendaris di Cikini: Disiram Bumbu Rahasia, Dimakan Bareng Kerupuk Udang

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved